oleh

Joni Pimpin RDP, Bahas Tapal Batas Dusun Sidrap.

BERITA3.BET SANGATTA – Ketua DPRD Kutai Timur, Joni, pimpinan rapat dengar pendapat (RDP) bersama Pemerintah Daerah, bahas tapal batas Dusun Sidrap Desa Martadinata  Kecamatan Teluk Pandan Kutim.

Rapat yang digelar diruang Hearing kantor DPRD Kutim, Senin (28/6/2021) sore, turut dihadiri sejumlah dewan, yakni Novel T Paembonan, Apansyah, Basti Sanggalangi, Ramadhani, Jimmy dan Agusriansyah Ridwan.

“Tentunya tidak sepakat usulan ini. Kalau kita mengacu Peraturan Mendagri (Permendagri) nomor 25 tahun 2005, Dusun Sidrap tetap milik Kutai Timur,” terang Joni.

Tambah Politisi PPP itu, jika Dusun Sidrap diambil alih Kota Bontang, tentu ada mekanisme yang harus dilewati. “Itu tidak mudah, secara pribadi saya tidak berani. Kalau mau diklaim, aturan Permendagri tahun 2005 diubah dulu,” ungkap Joni.

Menurut Joni, isu peralihan Dusun Sidrap, tidak hanya ramai karena pengaruh sosial, namun ada tekanan politik. “Isu Inikan sudah lama berkembang, politiknya pasti ada lah. Namun kita bijak menghadapi, ikut aturan Permendagri aja, selesai itu barang,” tutup Joni. (adv/ai)