oleh

Pusat Pembibitan Unggas Lokal Sejalan dengan Program Bupati Kutim, Membangun Masyarakat Ternak Mandiri

Berita3.net, Sangatta – Bupati Kutai Timur Drs H. Ardiansyah Sulaiman M.Si, Bersama Wakil Bupati Kutai Timur Dr H Kasmidi Bulang ST MM, Chief Operating Officer (COO) Muhammad Rudy, General Manager External Affairs and Sustainable Development (ESD) Wawan Setiawan, Dinas Peternakan Provinsi Kaltim Rofik ST MT,  Sekretaris Himpunan Peternak Unggas Lokal (HIMPULI) Kaltim Andrie Yuniarsa dan PT Yakin Sukses Bersama (YSB) selaku operator lapangan menghadiri Peresmian Pusat Pembibitan Unggas Lokal Kutai Timur, yang dibangun pada lahan pascatambang D2 Murung, samping Peternakan Sapi Terpadu (PESAT), Kabo Jaya. Rabu (13/10/2021).

Pusat Pembibitan Unggas Lokal ini telah dirintis sejak tahun 2019 lalu, melalui MoU antara PT Kaltim Prima Coal (KPC) dengan Pemkab Kutim benomor L026/ESD/BCRD/III/2017.

Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman dalam sambutannya mengatakan, peresmian Pusat Pembibitan Unggas Lokal KPC, ibarat mendapat durian montong jatuh. Sebab menurut Ardiansyah, bukan hal mudah bisa membangun Pusat Pembibitan Unggas Lokal (breeding farm). Sangat berliku-liku dan bahkan ada mafia dan lainnya.

“Program saya adalah membangun masyarakat ternak mandiri. Namun tantanganganya macam-macam, termasuk ada mafia dan lainnya. Karena itu adanya breeding farm KPC ini, serasa kejatuhan durian montong. Alhamdulillah ini sebagai salah satu sarana agar masyarakat bisa mengembangkan peternakan ayam kampung. Saya meyakini ini akan menjadi Pusat Pembibitan yang sukses dan besar,” kata Ardiansyah.

Sebagai informasi, Pembangunan Pusat Pembibitan Unggas Lokal sendiri telah menelan biaya CSR KPC mencapai Rp 3,2 miliar. Anggaran tersebut digunakan untuk membangun sarana dan prasarana, berupa dua unit kandang masing-masing berkapasitas 3000 ekor indukan, satu unit hatchery (tempat pengeraman dan penetasan), tiga mesin pengeraman dan satu mesin penetasan berkapasitas 10 ribu butir telur.

Kawasan seluas satu hektar itu juga dilengkapi dengan satu unit bangunan untuk perkantoran dan gudang pakan, dan dua unit  fasilitas biosecurity. Pada program ini, KPC akan bekerjasama dengan dengan Yayasan Sangatta Baru (YSB), PT Yakin Sukses Bersama, dan PT Sumber Ungas Indonesia.(*/As)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERKINI