Yayasan Ulin dari Desa Kelinjau Ulu Wakili Kutim – Bakal Terima Penghargaan Kalpataru di Jakarta

Berita3.net, SANGATTA- Juni tahun ini, Kemeterian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melalui Direktorat Jenderal Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan kembali menggelar kegiatan penganugerahan Penghargaan Kalpataru 2023. Sesuai dengan Surat Keputusan SK.545/MENLHK/PSKL/PSL.3/5/2023 tanggal 25 Mei 2023 tentang Penerima Penghargaan Kalpataru Tahun 2023, KLHK memberikan penghargaan lingkungan kepada 4 orang untuk Kategori Perintis Lingkungan, 1 orang untuk Kategori Pengabdi Lingkungan, 3 kelompok untuk Kategori Penyelamat Lingkungan serta 2 orang untuk Kategori Pembina Lingkungan.

Hebatnya, dari Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) aka nada dua penerima penghargaan nasional ini. Pertama Misman, dari Kelurahan Sidomulyo, Kecamatan Samarinda Ilir, Kota
Samarinda, menjadi satu dari 10 penerima Penghargaan Kalpataru Tahun 2023 Kategori Perintis Lingkungan. Dari Kabupaten Kutai Timur (Kutim) ada Yayasan Ulin dari Desa Kelinjau Ulu, Kecamatan Muara Ancalong, merupakan satu dari 10 penerima Penghargaan Kalpataru Tahun 2023 Kategori Penyelamat Lingkungan.

“Alhamdulillah dari Kabupaten Kutai Timur bisa masuk satu kategori penerima penghargaan. Yakni Yayasan Ulin dari Desa Kelinjau Ulu, Kecamatan Muara Ancalong. Prestasi ini tentunya menjadi kebanggaan banyak pihak. Karena nama Kabupaten Kutai Timur masih tercatat sebagai penerima penghargaan lingkungan tahun ini,” jelas Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kutim Armin Nazar, Selasa (30/5/2023) usai menerima undangan kegiatan terkait.

Didampingi Kabid Penataan dan Pengembangan Kapasitas DLH Kutim Nurrahmi Asmalia, Armin menegaskan bahwa prestasi tersebut menjadi kebanggaan sekaligus motivasi semua pihak agar berbuat lebih baik. Khususnya dalam meningkatkan upaya-upaya pelestarian lingkungan di Kabupaten Kutim. Untuk menunjang keberlangsungan hidup yang baik di masa depan.

Jika tak ada aral melintang, penghargaan akan diserahkan Menteri LHK di Auditorium DR Soedjarwo, Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta. Pada saat acara Penganugerahan Kalpataru berlangsung, penerima menggunakan pakaian daerah masing-masing. Surat undangan yang dikirimkan oleh Dirjen Dr Bambang Supriyanto tersebut ditembuskan kepada Menteri dan jajarannya, Gubernur, Walikota Samarinda, Bupati Kutim, Kadis LH Kaltim, Samarinda dan Kutim, hingga sang penerima penghargaan.

Lebih jauh Armin menjelaskan, usulan calon penerima Penghargaan Kalpataru 2023 dari 30 provinsi, terdiri dari 90 kategori, 26 kategori pengabdi, 92 kategori penyelamat dan 66 kategori pembina. Dewan Pertimbangan Penghargaan Kalpataru telah melakukan sidang I dan menetapkan 21 nominasi penerima Kalpataru untuk mendapatkan persetujuan Menteri LHK. Sebanyak 21 nominasi dari 14 provinsi sudah diverifikasi secara vistual dan factual pada 13-14 April 2023 lalu bersama pihak pengusul serta nominator. Kemudian dilanjutkan varifikasi factual selanjutnya pada tanggal 3 Mei 2023.

“Nanti penerima penghargaan dari Kutim akan hadir untuk menerima Kalpataru langsung dari Menteri LHK Siti Nurbaya, di Auditorium DR Soedjarwo, Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta, pada 5 Juni 2023 nanti,” tutup Armin. (Adv/bt3)