Berita3.net, TELUK PANDAN – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program bedah rumah. Pada malam penuh kebersamaan yang berlangsung di Taman Bersemi Desa Teluk Pandan, Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman,secara langsung menyerahkan sertifikat bedah rumah kepada 36 warga penerima manfaat program tahun anggaran 2025, pada Jumat (2/1/2026) malam.
Acara diawali dengan syukuran bersama masyarakat Desa Teluk Pandan yang turut dihadiri unsur Forkopimcam, perwakilan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim), Camat Teluk Pandan Anwar, Kepala Desa Teluk Pandan Andi Herman Fadli, perwakilan Polsek, perwakilan Koramil, Ketua BPD, LPM, tokoh adat, tokoh agama, para ketua RT, serta masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Teluk Pandan Andi Herman Fadli, menyampaikan bahwa pada tahun 2025 pihak desa mengusulkan 50 rumah untuk program bedah rumah. Namun setelah melalui proses verifikasi dan seleksi sesuai ketentuan, khususnya terkait status kawasan Areal Penggunaan Lain (APL), sebanyak 36 rumah dinyatakan lolos dan mendapatkan bantuan.
“Kami menyampaikan permohonan maaf kepada warga yang belum lolos karena kendala administratif kawasan. Insyaallah ke depan akan kita perjuangkan bersama agar bisa mendapat solusi,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa pelaksanaan program ini melibatkan kontraktor lokal, sebagai bagian dari pemberdayaan ekonomi masyarakat desa. Dari 36 rumah yang dibedah, 12 rumah dikerjakan oleh kontraktor lokal, yang dinilai memberikan kualitas hasil pekerjaan yang sangat baik. Sebagai bentuk rasa syukur, para penerima bantuan bersama kontraktor menggelar syukuran dengan menyembelih seekor sapi hasil swadaya.
Sementara itu, Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman dalam arahannya menyampaikan apresiasi atas kekompakan masyarakat Desa Teluk Pandan. Ia menegaskan bahwa program bedah rumah merupakan bagian dari target besar Pemerintah Kabupaten Kutim untuk membedah 5.000 rumah hingga tahun 2030.
“Secara ideal setiap tahun kita menargetkan 1.000 rumah. Namun pada tahun 2025 ini terdapat berbagai tantangan, mulai dari rasionalisasi anggaran hingga keterbatasan waktu pelaksanaan. Meski demikian, program ini tetap berjalan dan menjadi komitmen pemerintah daerah,” tegasnya.
Bupati juga mengingatkan pentingnya menjaga dan merawat rumah yang telah diperbaiki agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang. Ia menekankan bahwa pembangunan harus dilakukan secara merata di seluruh kecamatan di Kutim.
Penyerahan sertifikat dilakukan secara simbolis kepada Rudin, mewakili seluruh penerima manfaat, kemudian dilanjutkan dengan penyerahan kepada penerima lainnya satu per satu.
Salah seorang penerima bantuan, Harnati, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian pemerintah daerah.
“Rumah saya sebelumnya sangat tidak layak. Sekarang dinding, papan, dan plafon sudah diganti semua. Terima kasih kepada Bupati dan Kepala Desa Teluk Pandan. Semoga ke depan program ini bisa terus berlanjut,” ungkapnya haru.
Melalui program bedah rumah ini, Pemerintah Kabupaten Kutim berharap dapat terus meningkatkan kualitas hunian masyarakat, memperkuat rasa keadilan sosial, serta mendorong pembangunan desa yang berkelanjutan dan berkeadilan. (*)










