Berita3.net, SANGATTA SELATAN – Sektor perikanan, laut maupun sungai menjadi salah satu sektor yang menjadi andalan di Kabupaten Kutai Timur (Kutim). Khususnya dalam meningkatkan perekonomian masyarakat.
Oleh karena itu, kepedulian terhadap para nelayan dan penambak di Kutim menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten. Seperti yang dilakukan Bupati Ardiansyah Sulaiman yang didampingi oleh Kepala DKP Kutim Suriansyah, dengan memberikan bantuan mesin ces pada dua kelompok nelayan di Desa Sangkima Kecamatan Sangatta Selatan, pada Selasa (28/11/2023) pagi.
Orang Nomor Satu di Kutim tersebut memahami benar jika potensi kelautan dan perikanan di Kutim amatlah luar biasa. Dikatakannya bahwa Kutim memiliki garis pantai kurang lebih 150 Km. Dengan kata lain ini jelas merupakan potensi besar yang luar biasa dan harus dikelola sebaik mungkin.
“Bahkan produk hasil laut yang diperoleh nelayan Kutim seperti udang, lobster, cumi, ikan, rumput laut, serta produk-produk lainnya. Terserap penuh oleh konsumen di Kutim, bahkan juga di Kota Samarinda dan Kota Bontang,” tukas Bupati.
Ditambahkan Ardiansyah Sulaiman tak salah jika DKP Kutim memberikan bantuan mesin ces pada nelayan. Dengan maksud untuk menguatkan dan mempersiapkan sektor industri kelautan yang besar potensinya, bahkan diyakini akan mensupport kebutuan pangan hingga ke Ibu Kota Nusantara (IKN) kedepannya.
“Semoga pemberian bantuan mesin ces untuk dua kelompok nelayan di Desa Sangkima, yakni Dalle Pada Pada dan Sikasajangan. Benar-benar mampu memberikan manfaat dalam upaya meningkatkan mobilitas nelayan saat melaut, sehingga memperoleh tangkapan ikan dalam jumlah besar,” ujar Bupati, sembari diamini para nelayan.
Bantuan yang diberikan kali ini menjadi program untuk mempersiapkan masyarakat Kutim agar menjadi lebih mandiri. Apalagi di masa mendatang, sektor batu bara akan di eliminasi. Artinya Kutim harus siap dengan kemandirian tanpa tergantung lagi dengan pertambangan batu bara.
“Jika tidak (disiapkan) dari sekarang, kapan lagi? Sekaranglah saatnya kita semua bersiap untuk kemandirian ekonomi di segala bidang. Terutama mengelola sumber daya alam (SDA) terbarukan,” kata Ardiansyah.
Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Kutim Suriansyah mengungkapkan, perhatian pemerintah kepada para nelayan dan penambak sangat diperlukan. Untuk menggugah semangat masyarakat dalam menjalankan kegiatannya.
“Bantuan ini diharapkan berguna untuk kelancaran kegiatan masyarakat dalam pengelolaan sektor perikanan. Bantuan untuk dua kelompok nelayan Desa Sangkima, masing-masing memperoleh bantuan 10 unit mesin ces 13 PK plus has,” tambahnya. (*/adv/bt3)










