Berita3.net, SANGATTA – Sebanyak 3.703 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) resmi dilantik dan diambil sumpahnya oleh Bupati Kutai Timur (Kutim), Ardiansyah Sulaiman. Prosesi berlangsung di Hall Indoor GOR Kudungga, Rabu (16/4/2025) pagi, dan disambut antusias ribuan pegawai yang telah lama menanti kejelasan status kepegawaian.
Dalam arahannya, Bupati Ardiansyah mengucapkan selamat sekaligus meminta para pegawai yang baru dilantik untuk bekerja secara maksimal dan menunjukkan dedikasi nyata.
“Saya ingin saudara-saudara membuktikan kinerja lewat keseharian, bukan hanya saat pelantikan. Baik PPPK maupun PNS, tunjukkan loyalitas dan tanggung jawab kepada masyarakat Kutim,” tegas Ardiansyah.
Pegawai Honorer Bahagia, Ada yang Mengabdi 15 Tahun
Pelantikan ini menjadi momen haru sekaligus bersejarah bagi ribuan tenaga honorer. Salah satunya, Istiqamah, tenaga kependidikan di SDN 001 Karangan yang telah mengabdi selama 15 tahun.
“Alhamdulillah, saya dan teman-teman sangat bahagia. Ini adalah hasil dari perjuangan panjang. Semoga yang lain segera menyusul,” ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan Nur, guru dari SDN 007 Sangatta Utara yang telah 10 tahun mengajar sebagai honorer.
“Saya bangga menjadi bagian dari ASN PPPK. Status ini memberi kepastian dalam karier dan memotivasi untuk mengabdi lebih baik.”
Nanin Yudia Ningsih, guru dari SDN 005 Muara Bengkal, menyampaikan rasa syukurnya sekaligus menyuarakan harapan.
“Kami berharap ada jaminan hari tua atau pensiun untuk PPPK, serta penyetaraan dengan PNS agar tidak perlu kontrak 5 tahunan.”
Pegawai Teknis: Dari Haru hingga Harapan Baru
Kebahagiaan juga dirasakan para PPPK teknis. Titin Fitriyani dari Bagian Sosial Setda Kutim mengaku sangat bersyukur.
“Dengan penantian yang begitu lama, akhirnya diangkat jadi PPPK. Semoga Kutai Timur semakin terdepan.”
Icha, pegawai BPKAD yang sudah mengabdi 13 tahun, juga berbagi kebahagiaan.
“Akhirnya doa saya dikabulkan. Harapan saya bisa menjadi ASN yang lebih baik dan profesional.”
Sementara itu, Ardani dari instansi yang sama memberikan pandangan lebih lengkap.
“Status PPPK membuat saya lebih percaya diri dan stabil secara karier. Tapi saya juga khawatir soal keamanan kerja dan keterbatasan pengembangan karier. Semoga ada pelatihan, promosi, dan tunjangan yang memadai.”
Tambahan Semangat dari Layanan Operasional Sekolah

Tak ketinggalan, Siti Nur Azizah, yang bekerja sebagai Penata Layanan Operasional di SMPN 2 Sangatta Utara, turut merasakan kebahagiaan besar setelah 6 tahun 5 bulan mengabdi sebagai honorer.
“Bahagia sekali. Saya merasa mendapat motivasi baru untuk bekerja lebih baik dan maksimal, terutama dalam mendukung edukasi pembelajaran yang optimal,” ungkapnya penuh semangat.
Siti juga menyampaikan harapannya secara singkat namun penuh makna:
“Semoga P3K selalu jaya, makmur, sentausa.”
Pemerintah Diminta Perhatikan Masa Depan PPPK
Dengan pelantikan massal ini, harapan besar disematkan pada pundak para PPPK baru. Mereka berharap tak hanya diakui statusnya, tapi juga diberi ruang untuk berkembang, mendapat hak setara, dan jaminan masa depan yang lebih baik. (*)






