oleh

Infrastruktur Jalan di Sandaran Segera di Benahi Dinas PU Kutim.

Berita3.net, SANGATTA- Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman mengatakan adanya informasi dari Camat Sandaran mengenai infrastruktur jalan yang kini telah banyak rusak dan terputus, ia lantas segera memerintahkan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kutim agar segera membenahinya.

“InsyaAllah, jalur Manubar ke Seriung akan segera kita tindaklanjuti. Termasuk pula jembatannya. Untuk Sandaran dan Tanjung Mangkalihat, serta Susuk Dalam dan Susuk Tengah,”kata Ardiansyah belum lama ini.

Ardiansyah menerangkan jika tak ada jalur darat yang dapat dipergunakan, transportasi air jadi jalan utama. Dengan catatan, harus ada dermaga yang memudahkan masuknya transportasi penghubung di kedua desa. Agar dapat memudahkan masyarakat di ujung wilayah pesisir Kutim, baik itu jalur transportasi darat maupun laut.

“Dinas Pekerjaan Umum (segera) buat peta jalan atau perencanaan jalan, agar memudahkan aktivitas masyarakat secara keseluruhan di Kutim,” tambah Bupati.

Sebelumnya, Camat Sandaran Tri Sukadar pada beberapa waktu lalu, menyampaikan infrastruktur jalan darat maupun transportasi laut, kini sangat menjadi perhatian dan harus segera ditangani. Diantaranya, jembatan tua yang dibuat swadaya oleh masyarakat Susuk Dalam yang menghubungkan antara Sangkulirang dan Sandaran. Kondisinya saat ini tidak dapat dilintasi dan telah rusak parah.

“Kondisinya sudah tidak layak untuk dilewati kendaraan roda empat,” terangnya.

Kemudian, jalur darat dari Manubar hingga ke Seriung harus ditangani Dinas PU Kutim, sebab diperlukan peta perencanaan trans pembangunan jalan. Agar di kemudian hari, tidak terjadi tumpang-tindih pengerjaannya dengan perusahaan. Yakni PT Setara Kilau Mas Adicita (SKMA) yang menggarap lahan untuk land clearing.

Selanjutnya jalur darat desa Sandaran dan Tanjung Mangkalihat menjadi perhatian. Pasalnya kedua wilayah tersebut dipastikan mampu menunjang event besar yang digarap oleh Pemkab Kutim, yakni Sail Sangkulirang pada 2024 mendatang. (*/BT3)