Berita3.net, SANGATTA – Memiliki sumber daya alam yang melimpah, masyarakat Kecamatan Bengalon mulai memanfaatkan lingkungan sekitar untuk membudidayakan Madu kelulut atau madu klanceng.
Saat kunjungan ke salah satu konstituen yang ada di Desa Sepaso Induk, Kecamatan Bengalon, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Joni mengatakan, potensi untuk meningkatkan pendapatan peternakan madu kelulut sangat terbuka lebar.
”Peternakan madu kelulut yang ada di Desa Sepaso Induk ini merupakan salah satu hasil dari aspirasi saya tahun lalu, sekarang sudah berkembang pesat dan seperti kita lihat saat ini, sudah bisa untuk menghidupi keluarga mereka. Ini patut kita syukuri,” ungkap Joni.
Supri, salah satu peternak mengatakan, dalam satu box (rumah lebah kelulut) bisa menghasilkan Rp 400 sampai Rp 500ribu dalam sekali panen.
“Dalam satu box ini kami bisa menghasilkan madu 1 sampai 2 botol, cukuplah untuk beli beras dan lauk untuk keluarga. Ini sangat membantu sekali, terima kasih kepada pak Joni yang telah membantu kami,” ucapnya.
Joni menambahkan, dengan adanya sumber penghasilan lain, diharapkan masyarakat bisa mendapatkan kehidupan yang lebih layak kedepannya.
“Saya selaku wakil rakyat, senang bisa membantu masyarakat terutama yang memiliki keterbatasan dalam mengembangkan usaha, terlebih lagi ini adalah daerah pemilihan yang memenangkan saya hingga menjadi anggota dewan,” tutup Joni, politikus PPP itu. (*/Ao/bt3)






