MARTAPURA – Atlet Jujitsu Kutai Timur menunjukkan performa menjanjikan pada Kejuaraan Jujitsu Piala Bupati Banjar di Martapura. Hasilnya, kontingen Kutai Timur sukses membawa pulang 9 medali, terdiri dari 3 emas, 2 perak dan 4 perunggu.
Ketua Jujitsu Kutai Timur, Babe Sarwono, menilai capaian tersebut menjadi hasil positif sekaligus modal besar bagi para atlet dalam menghadapi agenda yang lebih besar, yakni Porprov VIII Kalimantan Timur di Kabupaten Paser pada November mendatang.
“Kejuaraan ini menjadi bagian penting dari proses evaluasi atlet. Hasil yang diraih tentu menjadi modal besar menuju Porprov VIII di Paser. Masih ada waktu untuk melakukan pembenahan dan meningkatkan kemampuan atlet,” ujar Babe Sarwono.
Pada nomor Newaza, Arief berhasil merebut medali emas kelas U21 -56 kg. Nathanael meraih perunggu pada kelas U21 +56 kg.
Sementara di kelompok U18, Angel menyumbangkan medali perak kelas -52 kg. Meri meraih perunggu kelas -57 kg, sedangkan Cantika tampil sebagai juara dan meraih medali emas di kelas yang sama.
Pada nomor Fighting System (FS), Arif kembali tampil gemilang dengan meraih medali emas kelas U21 -56 kg. Natan meraih perunggu kelas U18 -56 kg, sedangkan Meri kembali menyumbangkan perunggu di kelas U18 -57 kg.
Medali perak lainnya dipersembahkan Owen pada kelas U21 -52 kg.
Dengan torehan tersebut, Jujitsu Kutai Timur mengoleksi 3 emas, 2 perak dan 4 perunggu. Hasil ini sekaligus menjadi gambaran perkembangan kemampuan atlet setelah menjalani proses pembinaan dan latihan.
Babe Sarwono menegaskan, hasil kejuaraan di Martapura akan menjadi bahan evaluasi untuk menghadapi Porprov VIII Paser. Beberapa kekurangan yang masih terlihat selama pertandingan akan dibenahi melalui program latihan yang lebih terarah.
“Target kami tentu memberikan yang terbaik untuk Kutai Timur di Porprov. Karena itu, hasil dari kejuaraan ini akan kami jadikan bahan evaluasi. Atlet harus tetap fokus, disiplin latihan dan terus meningkatkan kemampuan,” katanya.
Dengan waktu persiapan yang masih tersedia sebelum Porprov VIII Paser November mendatang, Jujitsu Kutai Timur optimistis para atlet dapat tampil lebih siap dan kompetitif untuk membawa nama daerah di ajang olahraga tingkat provinsi tersebut. (*)
