oleh

Kajati Kaltim Datang Silaturahim – Disambut Hangat Pemkab Kutim

Berita3.net, SANGATTA – Kunjungan kerja sekaligus silaturahim Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur (Kejati Kaltim) DR Chaerul Amir MH berserta rombongan ke Sangatta, Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mendapat sambutan hangat dari jajaran Pemkab dan masyarakat di Ruang Meranti Wabup, Kantor Bupati Kutim, Bukit Pelangi (6/11/2019).

Kedatangan tersebut disambut hangat oleh Wabup Kutim Kasmidi Bulang, Sekretaris Irawansyah, Kabag Humaspro Imam Sujono L, Kabag SDA Paulina, Kadis Perpustakaan dan Arsip Surianyah, Kadishub Ikhsanuddin Syerpi dan jajaran lainnya, bersama Unsur FKPD dan tokoh masyarakat serta tokoh agama.

Pada kesempatan itu, Wabup Kutim Kasmidi Bulang memperkenalkan seluruh jajaran struktur pejabat di Pemkab Kutim. Berikut topografi Kabupaten. Dari 18 kecamatan, ada daerah hulu Mahakam diantaranya Muara Bengkal, Muara Ancalong, Long Messengat, Busang. Sedangkan daerah pesisir ada 8 kecamatan mulai Bengalon sampai Sandaran.

“Kutai Timur umurnya 19 tahun, terbentuk tahun 1999 tepatnya tanggal 12 Oktober dan wilayah kami lebih luas dari Jawa Barat ditambah Banten. Hasil pemekaran dari Kutai Kertanegara.

Mantan DPRD Kutim ini mengatakan Kutim punya daerah hulu yaitu Muara Bengkal, Muara Ancalong, Long Messengat dan Busang berbatasan langsung dengan Malaysia. Mayoritas penduduk Kutim adalah suku Dayak dan Kutai. Kasmidi menjelaskan ada yang unik dari kecamatan pesisir seperti Sandaran. Jika cuaca sedang cerah, dari ujung Borneo (Kecamatan Sandaran) bisa melihat gunung di Sulawesi Tengah.

Sementara itu, Kepala Kejati Kaltim DR Chaerul Amir MH juga memperkenalkan seluruh rombongannya yang ikut dalam kunjungan kerja. Ia pun menyanjung Kejari Kutai Timur yang baru ditempatkan Tuah Bumi Untung Benua.

“Terima kasih atas sambutan hangatnya dari Pemkab, Wabup dengan suka cita berserta seluruh jajaran,” ungkapnya.

Ia pun mengatakan bapak Presiden RI saat Forkompinda di Sentul (Bogor) mengingatkan berkali-kali untuk mengawal pembangunan supaya lancar dan bermanfaat agar masyarakat merasakannya. Mendorong investasi tumbuh serta memberikan kemudahaan investor masuk untuk berinvestasi di daerah terutama di Kutai Timur Ini.

“Dan kami sesuai intruksi Kejaksaan Agung  harus mengawal dan mendukung investasi daerah, agar seluruh kegiatan itu berjalan dengan baik.” pungkasnya.(hms7/An)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.