oleh

Kasmidi Ikuti Seminar terkait Pertambangan Garapan KPK

Berita3.net, SANGTTA – Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim) Kasmidi Bulang Mengikuti Seminar Nasional dalam rangka memperingati Hari Antikorupsi Sedunia tahun 2021 yang di gelar secara virtual, di Kantor Diskominfo, Rabu (1/12/2021).

Seminar yang diselenggarakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ini mengambil tema Transformasi Perizinan Berbasis Resiko pada Sektor Pertambangan dan dibuka langsung oleh ketua KPK Firly Bahuri.

Dalam sambutannya Ketua KPK RI Firli Bahuri mengatakan kejahatan korupsi bisa dikategorikan sebagai kejahatan Kemanusiaan, karena merampas hak-hak setiap warga negara.

“Tingkat kepercayaan masyarakat bisa turun serta peningkatan kualitas sumber daya manusia juga pasti akan berpengaruh jika ada kepala daerah yang Korupsi.” paparnya

Selanjutnya Firly juga berharap sudah tidak ada kepala daerah yang tersangkut tindak pidana korupsi termasuk dalam bidang perijinan investasi maupun perijinan kemudahan berusaha.

“Sehingga jika investasi dipermudahkan maka secara langsung akan berdampak kepada masyarakat dan daerah tersebut,” imbuhnya.

Ditemui usai kegiatan, Kasmidi mengatakan dengan adanya undang-undang Mineral dan Batubara (Minerba) No 3 tahun 2020 tentang kewenangan perizinan yang di ambil oleh pusat, yang mengakibatkan hilangnya kewenangan pemerintah daerah dan hanya menjadi penonton.

“Hampir semua kepala daerah tadi yang ikut vicon protes, mudahan dengan adanya seminar ini bisa menjadi koreksi pusat untuk bisa merubah kebijakan tersebut, apalagi tadi ada Dirjen Minerba,” Imbuhnya yang didampingi Kepala OPD DMP-TSP, Inspektur Wilayah, Dinas Lingkungan Hidup, Serta Dinas Kominfo Perstik.

Dampak yang langsung dirasakan dari pertambangan, sambung Kasmidi adalah daerah dimana aktifitas tersebut (pertambangan) berlangsung dengan resiko yang sangat tinggi. Baik dari segi sosial dan lingkungan,

“Dampak pasca tambang kalau dalam pengelolaan akhirnya ( Reboisasi) tidak dikelola d sesuai regulasi akan menimbulkan bahaya bagi daerah sekitar pertambangan,” tutupnya. (BT8)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERKINI