oleh

Money Politik, AFI-UCE;  Ini Sangat Memalukan Bagi Demokrasi Kutim

BERITA3.NET Sangatta – Dugaan money politik salah satu pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Kutai Timur, ditanggapi serius Paslon nomor urut 2 (dua) AFI-UCE.

Dalam konferensi pers dengan sejumlah awak media, Jumat (4/12/2020), pasangan nomor dua yang diwakili juru bicara, Bachmid Wijaya, dengan tegas menolak praktek money politik.

Menurutnya, praktek ini (money politik) akan merusak mental masyarakat. “Kalau ini benar terjadi, sangat memalukan bagi demokrasi yang saat ini kita lakukan,” ungkap Bachmid Wijaya, atau lebih akrab disapa Bams.

Bams menambahkan, sejak ditetapkan menjadi paslon Bupati dan Wakil Bupati Kutim, AFI-UCE telah berkomitmen menolak money politik.

“Kami telah menginstruksikan simpatisan maupun relawan AFI-UCE, untuk menciptakan pemilu yang bersih. Saya juga himbau pendukung AFI-UCE, untuk melaporkan apabila melihat dan mengetahui adanya money politik di Kutim,” tutupnya.(adv)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.