Berita3.net, SANGATTA – Energi dan semangat muda mengalir deras di Lapangan Alun-Alun Bukit Pelangi, Kamis (7/11/2025) malam, saat Festival Pemuda Kreatif 2025 resmi dibuka. Melalui ajang yang digagas Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutai Timur (Kutim) ini, pemerintah daerah menunjukkan komitmen kuat dalam menumbuhkan ekosistem kreatif yang berkelanjutan serta memberi ruang bagi ide dan inovasi generasi muda Kutim.
Kegiatan yang akan berlangsung hingga Minggu (9/11/2025) itu dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Kutim Mahyunadi.
Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa festival ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga bentuk nyata dukungan pemerintah terhadap potensi dan kemandirian anak muda Kutim dalam menciptakan peluang ekonomi kreatif.
“Kita ingin memberi pesan bahwa kreativitas anak muda harus difasilitasi. Pemerintah hadir bukan hanya sebagai penonton, tapi mitra dalam mewujudkan gagasan mereka menjadi kekuatan ekonomi baru,” ucap Mahyunadi disambut tepuk tangan meriah dari penonton.
Mahyunadi menilai, kegiatan ini merupakan wujud kepercayaan Pemkab terhadap kemampuan pemuda lokal dalam menjawab tantangan zaman. Ia menyebut, kreativitas menjadi modal penting untuk membangun Kutai Timur yang mandiri dan berdaya saing.
“Festival ini membuktikan bahwa pemuda Kutim mampu berkarya dan bersaing. Kami ingin setiap ide yang lahir di sini menjadi solusi nyata bagi keresahan generasi muda terhadap masa depan,” tambahnya.
Ia juga mengapresiasi Dispora Kutim yang konsisten menghadirkan program yang berpihak pada generasi muda. Mahyunadi berharap festival seperti ini menjadi agenda tahunan yang memperkuat peran pemuda dalam dunia ekonomi, sosial, dan budaya daerah.
Sementara itu, Kepala Dispora Kutim Basuki Isnawan mengatakan bahwa keberhasilan penyelenggaraan festival tahun ini merupakan hasil sinergi antara pemerintah daerah, komunitas, dan pelaku usaha lokal.
“Kami bangga melihat Sans Organizer, event organizer lokal Kutim, mampu menggarap acara sebesar ini dengan profesional. Ini membuktikan bahwa investasi pemerintah dalam pemberdayaan talenta lokal membuahkan hasil,” jelasnya.
Basuki menambahkan, Festival Pemuda Kreatif 2025 dirancang sebagai wadah kolaborasi lintas sektor antara pemuda, komunitas kreatif, UMKM, dan pelaku ekonomi digital. Ia berharap, ajang ini menjadi titik temu yang memperkuat jejaring kreatif di Kutim.

Festival yang menjadi ajang pertemuan komunitas kreatif dan pelaku UMKM ini diikuti 58 tenant yang menampilkan beragam produk khas Kutai Timur, mulai dari kuliner, fesyen, hingga karya seni dan kerajinan tangan.
Pada hari pertama, pengunjung disuguhkan perpaduan menarik antara unsur tradisional dan modern. Penampilan Tari Tradisional dari FDT, parade Cosplay, serta aksi panggung dari Mr. Dance dan Black Spider Band berhasil memukau penonton.
Kegiatan berlanjut di hari kedua dengan fokus pada aktivitas komunitas, seperti sharing session, lomba kreativitas digital, serta gowes bersama komunitas pesepeda Kutim. Sementara puncak acara pada hari terakhir dijanjikan semakin meriah dengan kehadiran artis nasional asal Jakarta yang akan menutup rangkaian festival.
Melalui Festival Pemuda Kreatif ini, Pemkab Kutim berharap semangat inovasi dan kemandirian generasi muda semakin tumbuh, sekaligus memperkuat identitas lokal sebagai daerah yang kreatif dan berdaya saing tinggi di Kalimantan Timur.
“Semoga festival ini menjadi ruang bagi pemuda untuk berani berkreasi, berani tampil, dan berani berdaya,” tutup Basuki. (Adv/setkab_ktm)










