oleh

Pencanangan Kampung Literasi Margomulyo Kecamatan Rantau Pulung Tahun 2021 Resmi di Buka

Berita3.net, Sangatta – Direktorat Pendidikan Masyarakat dan Pendidikan Khusus (PMPK) Dirjen PAUD dam Dikdasmen Kemdikbud Ristek RI tetapkan 30 lembaga TBM/PKBM dari seluruh Indonesia sebagai penyelenggara program “Kampung Literasi” tahun 2021.

Salah satu lembaga yang ditetapkan adalah PKBM Ambalat Mulya yang berlokasi di desa Margomulyo Kec. Rantau Pulung Kab. Kutai Timur Provinsi Kalimantan Timur.

Kampung Literasi Margomulyo yang diselenggarakan oleh PKBM Ambalat Mulya telah sukses dicanangkan pada Kamis, 11 November 2021 di Gedung Balai Pertemuan Umum Rantau Pulung.

Kegiatan ini diresmikan oleh Staf Ahli Bupati Kutai Timur. Banyak tamu undangan yang hadir memeriahkan pencanangan tersebut diantaranya dari BP PAUD Dikmas Provinsi Kaltim, Dinas Pendidikan Kab. Kutai Timur, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kab. Kutai Timur, PT Kaltim Prima Coal, UPT Pendidikan Kec. Rantau Pulung, Para Pegiat Literasi, Polsek Rantau Pulung, Seluruh Kepala Sekolah se Kec. Rantau Pulung, Seluruh Kepala Desa se Kec. Rantau Pulung, Seluruh Ketua BPD se Kec. Rantau Pulung, KUA Rantau Pulung, PKK se Kec. Rantau Pulung serta tokoh masyarakat.

Banyak persembahan seni yang ditampilkan saat pencanangan diantaranya pembacaan puisi, tari tarian, vokal solo, dan lainnya. Diskusi literasi, Peninjauan Pojok Baca, Pameran Produk PKBM juga menjadi bagian dalam memeriahkan kegiatan pencanangan tersebut.

Kampung Literasi ini merupakan program yang sangat baik dan harus dijalankan dengan dukungan dari semua pihak agar dapat menjadi contoh serta berkembang ke desa-desa lainnya yang ada d kec. Rantau Pulung.

“Kampung Literasi merupakan kawasan kampung/desa yang digunakan untuk meningkatkan minat baca dan pengetahuan masyarakat, mewujudkan masyarakat yang memiliki 6 komponen literasi dasar, yaitu literasi baca tulis, literasi numerasi, literasi sains, literasi digital, literasi finansial dan kewarganegaraan”. ucap Jumadil selaku Ketua PKBM Ambalat Mulya dalam sambutannya.

Dibutuhkan kolaborasi dan kerjasama yang baik antara pkbm dengan stakeholder yang ada demi suksesnya program literasi kedepan. Harapannya tentu tidak ingin kampung literasi hanya sebatas seremoni belaka namun bagaimana kedepannya dapat bermanfaat sesuai tujuan kampung literasi yang sesungguhnya, tutupnya. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.