Berita3.net, SANGATTA – Peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW berlangsung khidmat di Masjid Asy Syuhada, Kecamatan Sangatta Utara, Sabtu (24/1/2026). Kegiatan pengajian tersebut mengangkat tema “Jadikan Salat sebagai Sarana Mewujudkan Sifat Tawaddu, Disiplin, Sabar, dan Jujur dalam Bermasyarakat”.
Pengajian menghadirkan penceramah Ustaz Ruslan Lambari yang menekankan pentingnya memahami Isra Mikraj sebagai peristiwa fundamental dalam ajaran Islam, khususnya terkait kewajiban salat lima waktu bagi umat Muslim.
Dalam tausiahnya, Ruslan menjelaskan bahwa salat tidak hanya dimaknai sebagai kewajiban ritual, tetapi juga sebagai sarana pembentukan karakter dan akhlak dalam kehidupan sehari-hari. Menurut dia, sikap tawaddu atau rendah hati tercermin dari kesadaran seorang hamba saat bersujud kepada Allah SWT.

“Salat membentuk pribadi yang rendah hati. Dari sujud itulah lahir kesadaran bahwa manusia tidak memiliki daya tanpa pertolongan Allah,” ujarnya.
Ia juga menyoroti nilai kedisiplinan yang terkandung dalam pelaksanaan salat tepat waktu. Ruslan menilai, kedisiplinan dalam beribadah menjadi fondasi penting dalam membangun keteraturan dan tanggung jawab sosial di tengah masyarakat.
Selain itu, aspek kesabaran turut disampaikan sebagai buah dari konsistensi menjalankan ibadah. Menurut Ruslan, keistikamahan dalam salat melatih mental umat Muslim agar mampu menghadapi berbagai tantangan kehidupan dengan sikap tenang dan bijaksana.
“Salat mengajarkan kesabaran untuk tetap berada di jalan yang benar, meskipun dihadapkan pada dinamika sosial yang tidak mudah,” katanya.
Ruslan juga menegaskan bahwa kejujuran dan integritas merupakan nilai yang lahir dari kekhusyukan salat. Kesadaran bahwa setiap perbuatan diawasi oleh Allah SWT, lanjutnya, mendorong seseorang untuk bersikap jujur dalam urusan apa pun.
Sementara itu, perwakilan Takmir Masjid Asy Syuhada, Slamet, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus masjid, panitia, serta jamaah yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

Ia menyebutkan bahwa peringatan Isra Mikraj menjadi momentum penting untuk menuntut ilmu agama serta memperdalam pemahaman keislaman.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap jamaah dapat mengambil hikmah dari perjalanan spiritual Rasulullah SAW untuk memperkuat keimanan dan ketakwaan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Peringatan Isra Mikraj ini diharapkan mampu mendorong jamaah untuk menjadikan nilai-nilai ketakwaan sebagai bekal utama dalam menghadapi tantangan kehidupan serta mempererat ukhuwah di lingkungan masyarakat. (Admin_bt3)






