Berita3.net, SANGATTA – Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman menghadiri acara pisah sambut Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Sangatta dari Letkol Laut (P) Fajar Yuswantoro kepada Letkol Laut (P) Yahya Junarko. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Meranti, Kantor Bupati Kutim, Kamis (8/1/2026) malam.
Dalam sambutannya, Bupati Ardiansyah menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Letkol (P) Fajar Yuswantoro atas pengabdian dan kontribusinya selama menjabat sebagai Danlanal Sangatta. Menurutnya, kehadiran Letkol (P) Fajar sangat dirasakan oleh pemerintah daerah dan masyarakat Kutim.
“Selama bertugas di Kutim, beliau selalu hadir dalam berbagai undangan pemerintah daerah. Ke Sandaran hadir, ke Muara Bengkal hadir, dan tentu wilayah pesisir menjadi fokus utama beliau,” ujar Ardiansyah.
Bupati juga menyoroti peran TNI AL melalui program Kampung Bahari Nusantara (KBN) yang dinilai memberikan dampak positif bagi pengembangan desa-desa pesisir, khususnya di sektor pariwisata.
“Banyak wilayah yang tumbuh semangatnya, seperti Desa Pulau Miang, Desa Sekerat, dan Desa Selangkau. Ini kontribusi luar biasa, terutama dalam pengembangan pariwisata pesisir,” tambahnya.
Kepada Danlanal Sangatta yang baru, Letkol Laut (P) Yahya Junarko, Bupati Ardiansyah memberikan gambaran luas wilayah Kutim yang memiliki garis pantai sekitar 500 kilometer, dari perbatasan Kota Bontang hingga Kabupaten Berau. Ia menekankan pentingnya sinergi antara TNI AL dan pemerintah daerah mengingat besarnya potensi ekonomi Kutim.
“Kutim memiliki luas daratan sekitar 31.000 kilometer persegi dan potensi besar, mulai dari sektor pertambangan hingga perkebunan sawit. Kami bersyukur Angkatan Laut hadir untuk menjaga lini pertahanan wilayah ini,” jelasnya.
Menutup sambutannya, Ardiansyah berharap sinergi antara Lanal Sangatta dan Pemerintah Kabupaten Kutim dapat terus diperkuat demi menjaga keamanan dan mendorong kesejahteraan masyarakat.
“Atas nama pemerintah dan masyarakat Kutim, kami mengucapkan terima kasih atas dedikasi Pak Fajar dan selamat datang kepada Pak Yahya. Mari bersama-sama membangun Kutim,” ucapnya.
Sementara itu, Letkol Fajar Yuswantoro mengungkapkan bahwa Kutim memiliki tempat tersendiri di hatinya. Ia menyebut daerah tersebut sebagai rumah kedua bagi keluarganya selama menjalani penugasan.
“Anak-anak sekolah di sini, istri juga mendampingi penuh. Kami sangat menikmati kehidupan di Sangatta, termasuk dinamika cuaca Kalimantan,” katanya.
Terkait kondisi keamanan wilayah, Letkol Fajar menyampaikan bahwa situasi di wilayah kerja Lanal Sangatta, yang mencakup Kutim dan Kota Bontang, selama masa jabatannya berjalan kondusif dengan tingkat pelanggaran prajurit yang sangat minim.
“Alhamdulillah, situasi wilayah aman terkendali dan hampir tidak ada pelanggaran menonjol dari anggota,” tegasnya.
Letkol Fajar selanjutnya akan mengemban amanah baru sebagai Komandan Satuan Pertahanan Pantai (Dansathantai) Kodaeral XIII Koarmada RI. Meski demikian, ia memastikan tetap memiliki keterikatan dengan Kalimantan karena wilayah tugas barunya mencakup kawasan dari Banjarmasin hingga Nunukan.
“Kami mohon maaf jika selama bertugas ada kekurangan. Harapan kami, Kutim semakin jaya dan maju ke depan,” pungkasnya.
Di kesempatan yang sama, Danlanal Sangatta yang baru, Letkol Laut (P) Yahya Junarko, memberikan apresiasi atas dedikasi dan capaian yang telah ditorehkan pendahulunya.
“Kami mendoakan semoga Letkol Fajar sukses di jabatan baru serta diberikan kelancaran menuju kenaikan pangkat menjadi Kolonel pada April mendatang,” ujarnya.
Sebagai pejabat baru, Letkol Yahya berharap dukungan dari Forkopimda dan masyarakat Kutim agar dapat segera beradaptasi dan melaksanakan tugas dengan optimal.
“Kami memohon arahan dan bimbingan dari Bapak Bupati serta seluruh jajaran Forkopimda. Kami siap berkolaborasi untuk mewujudkan Kutim yang lebih maju,” tutupnya.
Dengan adanya rotasi kepemimpinan ini, diharapkan sinergi antara Lanal Sangatta, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat tetap terjaga dalam menciptakan wilayah yang aman dan kondusif, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kutim secara berkelanjutan. (An/bt3)






