Reses Dapil 4, Adi Susanto : Masyarakat Keluhkan Kondisi Infrastruktur

Berita3.net, SANGATTA – Guna menyerap aspirasi masyarakat yang menjadi basi konsituennya. Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) fraksi Golkar, Adi Sutianto DS, mengaku permintaan masyarakat masih didominasi oleh infrastruktur dasar.

Kebutuhan masyarakat yang ada di Desa, tentunya menjadi tanggung jawab bersama semua eleman, sehingga kesejahteraan dapat terpenuhi. Rata-rata masyarakat mengeluhkan kondisi infrastruktur. Termasuk jalan-jalan tani, jalan pemukiman penghubung antar desa. Hal itu diungkapkan Adi Sutianto saat dimintai keterangan oleh awak media, Kamis (11/5/2023).

“Yang dulu belum agregat kita agregat, yang sudah kita tingkatkan menjadi seminisasi meskipun belum sepenuhnya kita sesuaikan dengan tahapannya, serta kebutuhan dan anggaran yang tersedia,” sambungnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan akan merealisasikan permintaan masyarakat tentuya harus menjalin koordinasi bersama OPD terkait, termasuk Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kutim. Terlebih amanah sebagai ketua Komisi C, justru lebih memudahkannya untuk merealisasikan apa yang menjadi prioritas dan harapan masyarakat.

“Tinggal dikomunikasikan secara intens dengan instansi terkait, terlebih kita tahun tahun ini kan program utama pemerintah, adalah infrastruktur. Ini menjadi skala prioritas dan sangat mendesak kebutuhannya. Terkait mekanismenya, kan ada mungkin dengan swakelola atau gimana caranya,” beber Ketua Komisi C DPRD Kutim itu.

Sambung Adi, dengan APBD Kutim hampir menyentuh 6 triliyun rupiah, pembangunan infrastruktur dasar masyarakat khususnya jalan, akan terealisasi dengan baik dan tepat sasaran. “Kita sama-sama mengawal ini. Apa yang menjadi kebutuhan utama masyarakat itu bisa diprioritaskan,” pungkas Adi Sutianto

Sebagai informasi, reses Adi Sutianto di Dapil 4, meliputi lima Kecamatan di Kutai Timur, termasuk Kecamaatan Sangkulirang, Sandaran, Karangan, Kaubun, dan Kaliorang. Agenda reses merupakan wadah anggota DPRD, dalam menyerap aspirasi masyarakat. (adv/Ao)

BERITA TERKINI