Berita3.net, Sangatta – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) Ubaldus Badu, belum lama ini telah melaksanakan reses. Agenda serap Aspirasi itu, Abaldus menyambangi Kecamatan Kaubun yang menjadi basis konsituennya.
Sekretaris Komisi B DPRD Kutim itu mengatakan, banyak aspirasi yang telah disampaikan masyarakat dalam reses tersebut. Salah satunya yang menjadi prioritas utama dan penting, adalah terkait pertanian yang disampaikan sejumlah kelompok tani.
“Keluhan dari kelompok tani ini, mereka kekurangan bibit padi unggul dan pestisida pembasmi hama. Sampai-sampai mereka menyampaikan, bahwa ada gagal panen akibat serangan hama yang susah terkontrol,” beber Ubaldus Badu.
Politisi Partai Nasional Demokrat (Nasdem) itu juga mengungkapkan, kelompok tani ini terkadang mendapatkan bibit padi tidak ada label atau sertifikat dari dinas pertanian.
“Mereka inisiatif sendiri saat memanen padinya dan dipilih yang bagus untuk dijadikan bibit. Karena mereka mau tanam bibit padi yang tidak ada labelnya, mereka ragu juga,” ungkapnya.
Ia berharap pemerintah segera mengambil tindakan terkait apa yang dialami kelompok tani di Kecamatan Kaubun.
“Kita harapkan pemerintah bisa ikut andil dalam menghadapi masalah kelompok tani ini, karna kalau dibiarkan akan menjadi dampak buruk bagi mereka,” imbuhnya.
Diketahui bersama, dalam agenda reses tersebut, selain uusan pertanian yang diterima Ubaldus Badu, masalah pendidikan dan tenaga kerja juga disebutkan serta tidak ketinggalan terkait dengan infrastruktur. (adv/bt3_dprdkutim)










