Berita3.net, SANGATTA – Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim) Mahyunadi menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan di Masjid Al-Fatih, pada Jumat (5/9/2025) malam. Acara khidmat ini turut dihadiri oleh Kepala BPBD Kutim Sulastin, serta ratusan jemaah dari berbagai kalangan.
Ketua Panitia, Slamet Widodo, dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran Wakil Bupati.
“Kehadiran Bapak Mahyunadi menjadi kehormatan dan semangat bagi kami untuk terus memperkuat ukhuwah Islamiyah,” ujarnya.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Mahyunadi mengajak seluruh masyarakat untuk tidak sekadar merayakan Maulid Nabi, melainkan menjadikannya momentum untuk meneladani ahlak Rasulullah SAW. Ia menekankan pentingnya sifat empati bagi setiap pemimpin.
“Kita sebagai pimpinan pemerintah harus memahami masyarakat. Kita sebagai pemimpin harus memiliki empati kepada masyarakat,” tegasnya.
Mahyunadi menambahkan, pemerintah daerah sangat terbuka terhadap kritik dan saran dari masyarakat sebagai wujud kolaborasi dalam membangun Kutim.
Puncak acara diisi dengan ceramah agama oleh Ustaz Burhan. Ia secara khusus menguraikan empat sifat wajib Nabi Muhammad SAW yang sangat relevan untuk diteladani oleh para pemimpin.
Dalam ceramahnya, Ustaz Burhan menjelaskan bahwa sifat Siddiq (jujur) mengajarkan pemimpin untuk senantiasa berkata dan bertindak jujur demi membangun kepercayaan publik. Sifat Amanah (dapat dipercaya) menuntut pemimpin untuk bertanggung jawab penuh atas amanat rakyat. Sifat Tabligh (menyampaikan) berarti pemimpin wajib transparan dan komunikatif dalam menyampaikan setiap kebijakan. Terakhir, sifat Fathonah (cerdas dan bijaksana) adalah modal utama bagi pemimpin untuk mengambil keputusan yang tepat demi kesejahteraan masyarakat.
Acara peringatan Maulid Nabi ini ditutup dengan doa bersama, di mana seluruh jamaah berharap dapat mengambil hikmah dari acara ini dan mampu mengamalkan sifat-sifat mulia Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari, baik sebagai individu maupun pemimpin.(*)










