Berita3.net, SANGATTA – Cabang olahraga (cabor) triathlon Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kalimantan Timur 2026 yang akan berlangsung di Kabupaten Paser. Berbekal hasil positif pada Babak Kualifikasi (BK) di Tenggarong tahun 2025, tim triathlon Kutim optimistis mampu bersaing dan menyumbangkan medali bagi daerah.
Manager Cabor Triathlon Kutim, Dayang Rika, saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (11/6/2026), mengatakan bahwa persiapan atlet terus dilakukan secara terstruktur melalui program pemusatan latihan dan keikutsertaan dalam berbagai ajang kompetisi.
“Persiapan kami sudah berjalan sejak awal tahun. Atlet-atlet unggulan menjalani training camp dan mengikuti berbagai kejuaraan sebagai bagian dari upaya meningkatkan performa menjelang Porprov,” ujarnya.
Pada Babak Kualifikasi Triathlon yang digelar di Tenggarong pada 2025 lalu, Kutim mengirimkan delapan atlet dan dua pelatih untuk mengikuti tujuh nomor pertandingan. Dari keikutsertaan tersebut, tim berhasil meraih satu medali emas, satu perak, dan dua perunggu.
Medali emas diperoleh dari kategori Duathlon Elite, sementara medali perak diraih pada nomor Duathlon Mix Relay. Adapun dua medali perunggu masing-masing berasal dari kategori Duathlon Elite Putri dan Triathlon Elite Putra.
Hasil tersebut sekaligus membuka peluang bagi Kutim untuk mengirimkan hingga 24 atlet pada Porprov VIII Kaltim 2026. Namun, berdasarkan hasil training camp (TC) serta evaluasi tim pelatih hingga awal Juni 2026, jumlah atlet yang akan diberangkatkan diputuskan sebanyak 12 orang.
“Kuota sebenarnya memungkinkan kita mengirim 24 atlet. Tetapi setelah melalui evaluasi kemampuan dan kesiapan atlet, kami memutuskan memberangkatkan 12 atlet yang dianggap paling siap untuk bersaing di Porprov,” jelas Dayang Rika.
Dari total 12 atlet tersebut, terdiri atas delapan atlet putra dan empat atlet putri. Mereka akan didampingi dua pelatih dan dipersiapkan untuk mengikuti 13 nomor pertandingan yang terdiri dari delapan nomor individu dan lima nomor beregu.
Untuk meningkatkan kualitas atlet, tim triathlon Kutim membagi program pembinaan berdasarkan kelompok atlet. Atlet unggulan menjalani training camp di Situbondo, Jawa Timur, serta mengikuti sejumlah event nasional dan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) seri 1 hingga seri 4.
Sementara itu, atlet lokal menjalani training camp secara mandiri sejak Januari 2026 hingga saat ini. Mereka juga rutin mengikuti berbagai ajang lomba lari di Kalimantan Timur sebagai bagian dari upaya menjaga kebugaran, daya tahan, dan mental bertanding.
Menghadapi Porprov VIII Kaltim di Paser, cabor triathlon Kutim memasang target cukup ambisius dengan memburu tiga medali emas, tiga perak, dan empat perunggu. Tiga emas tersebut ditargetkan dari kategori Duathlon Putra, Duathlon Putri, serta Duathlon Mix Relay.
“Target kami tiga emas, tiga perak, dan empat perunggu. Kami optimistis target itu bisa dicapai karena persiapan atlet berjalan sesuai program dan mereka menunjukkan perkembangan yang baik selama latihan maupun saat mengikuti berbagai kejuaraan,” tegas Dayang Rika.
Selain tiga emas, Kutim juga membidik tiga medali perak dari nomor Triathlon Super Sprint Putra, Duathlon Team Relay Putri, dan Aquathlon Putra. Sedangkan empat medali perunggu ditargetkan melalui nomor Triathlon Super Sprint Putri, Triathlon Mix Relay Putra-Putri, Triathlon Sprint Putri, serta Triathlon Sprint Putra. Dengan persiapan yang terus dimatangkan, tim triathlon Kutim berharap mampu menjadi salah satu penyumbang medali penting bagi kontingen Kutim pada Porprov VIII Kaltim 2026 di Kabupaten Paser. (Ns)






