Berita3.net, SANGATTA – Meski dikenal sebagai daerah penghasil batu bara dan memiliki perkebunan kelapa sawit yang sangat luas, ternyata angka kemiskinan di Kutai Timur masih tinggi.
Kepala Dinas Sosial Kutim Ernata menyampaikan, sesuai data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) pada Oktober 2023, tercatat ada 115 ribu orang penerima Program Keluarga Harapan (PKH). “PKH itu meliputi bantuan pada masyarakat miskin yang masuk di database DTKS, dan jenis bantuannya bervariasi,” ungkapnya.
Lebih lanjut, pihaknya menuturkan dalam satu kartu keluarga (KK) terdapat anak balita, anak sekolah dan lansia, maka semuanya mendapatkan bantuan dari Dissos.
“Kalau dalam 1 KK ada anak bayi, itu kami bantu, bahkan sejak di kandungan pun kami bantu, waktu sekolah kami pun bantu dari SD hingga SMA. Nah, di situ kalau ada juga lansia dalam 1 KK itu juga kami bantu,” jelasnya.
“Penerimaan PKH dilakukan per triwulan dalam bentuk variasi, untuk anak SD, SMP, SMA, dan lansia jumlah nilainya beda,” sambungnya.
Selain dari PKH, sesuai Peraturan Bupati (Perbup) Kutim Nomor 52 Tahun 2015 tentang pemberian bantuan bagi veteran, janda veteran, dan perintis kemerdekaan di Kabupaten Kutai Timur. Maka dari hal tersebut Dinas Sosial, tetap terus memberikan honor kepada veteran dan janda veteran sebagai bentuk apresiasi atas jasa yang mereka lakukan.
“Itu sebagai bentuk penghormatan kepada veteran kita, dan untuk besarannya kalau tidak salah Rp 2,4 juta per bulan khusus veteran, sedangkan untuk janda veteran sekitar Rp 2 juta,” bebernya.
Perlu diketahui, sesuai yang tercatat di Dinas Sosial Kutim, ada 60 veteran dan janda veteran aktif menerima honor tersebut. (*/adv/bt3)










