SANGATTA – Bupati Kutai Timur (Kutim), Ardiansyah Sulaiman, melantik lima pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutim di Ruang Meranti, Kantor Bupati Kutim, Jumat (28/8/2026).
Pelantikan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Kutim Mahyunadi, Sekretaris Kabupaten Kutim Rizali Hadi, Ketua DPRD Kutim Jimmi, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala perangkat daerah, serta sejumlah undangan.
Lima pejabat yang dilantik berdasarkan Surat Keputusan Bupati Kutim Nomor T-800.1.3.3/327/BKSDM-MUT, yakni Ade Ahmad Yulkafilah sebagai Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dyah Ratnaningrum sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan, dan Idam Kholid sebagai Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah.
Selanjutnya, Failu dilantik sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan, Administrasi Umum, dan HAM, serta Nora Ramadani sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Perekonomian, Pembangunan, dan Keuangan Sekretariat Daerah Kabupaten Kutim.
Ardiansyah mengatakan pelantikan tersebut merupakan bagian dari penyegaran sekaligus penguatan organisasi pemerintahan daerah untuk meningkatkan kinerja aparatur dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Pelantikan ini menjadi momentum penting bagi pemerintah daerah dalam menyukseskan setiap proses pembangunan,” kata Ardiansyah.
Ia meminta pejabat yang baru dilantik segera beradaptasi dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing serta mampu bekerja secara profesional dan menghadirkan inovasi dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan daerah.
“Saya berharap para pejabat yang baru dilantik bekerja secara profesional, inovatif, dan menjawab tantangan pembangunan daerah yang semakin kompleks,” ujarnya.
Menurut Ardiansyah, integritas dan profesionalitas menjadi modal utama dalam menjalankan tugas pemerintahan. Para pejabat juga diminta memiliki komitmen dalam mendukung program pembangunan dengan tetap berpedoman pada peraturan perundang-undangan.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antarperangkat daerah agar setiap program pembangunan dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Setiap perangkat daerah dapat berkontribusi nyata dalam pembangunan Kutim yang berkelanjutan, mandiri, dan berdaya saing. Kepemimpinan yang kuat dan adaptif sangat dibutuhkan saat ini,” katanya.
Selain itu, para pejabat diminta menjadi teladan bagi jajaran aparatur sipil negara (ASN), baik dalam sikap, perilaku maupun pelaksanaan tugas sebagai abdi negara.
“Jabatan merupakan amanah yang harus kita pertanggungjawabkan. Oleh sebab itu, setiap kebijakan yang akan dikeluarkan harus berdasarkan akuntabilitas, efektivitas, transparansi, dan efisiensi,” ujar Ardiansyah.
Pelantikan ditutup dengan penandatanganan berita acara dan foto bersama. Bupati berharap pejabat yang baru dilantik mampu menjalankan tugas secara maksimal serta memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan Kutim yang tangguh, mandiri, dan berdaya saing. (An/bt3)
