oleh

Bupati Kutim Lepas 83 Calhaj Kutim, Ardiansyah : Doakan Jadi Haji Mabrur.

Berita3.net, SANGATTA – Sebanyak 83 jamaah calon haji (calhaj) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) resmi diberangkatkan menuju embarkasi Haji Batakan, Balikpapan, Kamis (30/6/2022). Sebelum melanjutkan perjalanan ke Makkah, Arab Saudi, Jumat (1/7/2022). Seluruh calhaj dilepas langsung oleh Bupati Kutim H Ardiansyah Sulaiman, dari Masjid Agung Al Faruq, Komplek Islamic Center, Kawasan Puaat Perkantoran Pemkab Kutim, Bukit Pelangi.

Ikut melepas calhaj Kutim antara lain Wabup H Kasmidi Bulang, Ketua DPRD Kutim H Joni, Seskab H Rizali Hadi, Danlanal Sangatta Letkol Laut (P) Shodikin, Ketua PPIHD Kutim Andi Abd Rahman, Ketua IPHI Kutim Sobirin Bagus, keluarga calhaj dan undangan lainnya.

“Kami mendoakan semoga hajinya mabrur. Kemudian diberikan kesehatan serta keselamatan dalam menjalankan semua rukun-rukun haji,” kata orang nomor satu di Pemkab Kutim tersebut mendoakan.

Pelepasan Jamaah Calon Haji Kutim

Tak lupa calhaj diingatkan untuk selalu menjaga kondisi kesehatan, agar terus prima dari berangkat hingga pulang haji ke Tanah air Indonesia nantinya. Selanjutnya demi kebaikan bersama, Ardiansyah meminta kepada calhaj agar mendoakan pemerintah dan Kabupaten Kutim semakin baik hingga di masa datang. Sebab menurutnya Makkah maupun Madinah adalah tempat yang mustajab untuk berdoa.

“Doakan ke depan Kutim jauh dari mara bahaya dan bencana. Masyarakat Kutim selalu mendapat kesehatan dan kesejahateraan, semua pembangunan berjalan dengan baik. Pemerintahnya pun aman (dalam melayani),” ujat Ardiansyah.

Terakhir, ia mengingatkan kepada seluruh calhaj untuk khusyuk beribadah dan niat khusus untuk Allah Subhannahu wa Ta’ala. Agar sepulang dari Tanah Suci menjadi haji yang mabrur.

Sebelumnya, Kepala Kemenag Kutim Mulyadi Mughni menyampaikan, jamaah calhaj Kutim terdiri dari laki-laki berjumlah 40 orang dan perempuan sebanyak 43 orang. Jadi total Calhaj asal Kutim sebanyak 83 orang ditambah pendamping 2 orang.

“Usia tertinggi calon haji dari Kutim adalah 63 tahun bernama Syarunsyah Muhammad Umar dan usia termuda 26 tahun bernama Dwi Ratnaningsih,” jelasnya.

Seluruh rangkaian pelepasan keberangkatan jamaah calhaj Kutim dilaksanakan dengan protokol kesehatan. Jamaah dan undangan nampal mengenakan masker. Pemasangan kain slayer kepada perwakilan calhaj di area dalam masjid menjadi penanda pelepasan. Seluruh jamaah calhaj diberangkatkan dengan menggunakan dua bus ukuran besar. Dipandu petugas pengawalan hingga di Balikpapan. (Prokompi/BT3)