oleh

Dinas Pemadam turun ke Sekolah Adakan Sosialisasi dan Simulasi Dini Bahaya Kebakaran

Berita3.net, Sangatta – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kutai Timur berkunjung ke KB dan TK Kemala Bhayangkari 09 Sangatta dalam rangka sosialisasi dan Simulasi Edukasi dini Penaggulangan Bahaya Kebakaran, Kamis (31/10/2019).

Kegiatan tersebut disambut antusias oleh siswa siswi KB dan TK Kemala Bhayangkari 09 Sangatta. Kepala Sekolah TK Kemala Bhayangkari Agus Tina Putri Pratama sangat mengapresiasi program yang di laksanakan dinas pemadam dan penyelamatan Kutim.

Poto bersama sebelum simulasi di halaman TK Kemala Bhayangkari

“Semoga program kunjungan pemadam ke Sekolah- sekolah akan selalu terlaksana yang tujuan mengedukasi tentang bahaya api, sebab Api kecil bisa menjadi sahabat, api besar bisa membuat bencana.” Ungkap Agus Tina Putri Pratama.

Diketahui, Sebanyak 10 personil dan 1 unit mobil pemadam dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kutai Timur di siapkan dalam kegiatan sosialisasi tersebut.

Arahan dari Suryadhi Amin Kasi Invetarisasi Aset Dinas Pemadam Kebakarand Penyelamat.

Sementara itu, Suryadhi Amin selaku Kasi Inventarisasi Aset, di dampingi Hernilawati Bendahara Penerima di Dinas Pemadam dan Penyelamat, menyampaikan tujuan sosialisasi tersebut.

“Ini adalah salah satu inovasi DPKP dalam rangka pelaksanaan Permendagri Nomor 114 tahun 2018 tentang Standar Pelayanan Minimal (SPM) terkait pencegahan bahaya kebakaran, kegiatan ini juga bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Kutai Timur.” Jelas Suryadhi Amin saat di konfirmasi tim berita3.net.

Saat penyampaian pengenalan kebakaran api Dini oleh Hernilawati dari Dinas Pemadam Kutim

Selain itu, ia juga menambahkan program ini akan di canangkan secara berkelanjutan di sekolah-sekolah.

Simulasi Pemadaman Kebakaran

“Diharapkan dapat ditingkatkan dan menjadi kegiatan berkelanjutan sehingga masyarakat dapat memahami sistim penaggulangan bahaya kebakaran dengan benar.” Tutupnya. (As)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.