oleh

Ketua IKA STIPER Kutim Minta Perusahaan Sawit menggunakan SDM Alumni STIPER Kutim

Berita3. net, SANGATTA – Ikatan Alumni Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur (IKA STIPER Kutim) meminta kepada perusahaan – perusahaan sawit yang beroperasi di Kabupaten Kutai Timur agar menggunakan tenaga kerja atau SDM dari Kutai Timur khususnya para Alumni STIPER Kutim

Tujuan didirikannya STIPER Kutim oleh Pemerintah Kutim adalah untuk meningkatkan sumber daya manusia di Kutai Timur dan mengisi kebutuhan tenaga kerja di perusahaan – perusahaan khususnya yang bergerak di Perkebunan atau Pertanian.

Ketua IKA STIPER Kutim Arif Wibisono menjelaskan bahwa jumlah perusahaan perkebunan sawit di Kutai Timur saat ini banyak sekali, tetapi mereka masih mengambil atau menggunakan tenaga kerja (skiil) dari luar daerah Kutai Timur.

“Jumlah perusahaan sawit di Kutim banyak sekali dan mereka masih menggunakan tenaga kerja dari luar Kutim, oleh karena itu kami meminta kepada perusahaan-perusahan perkebunan sawit di Kutim untuk menggunakan tenaga kerja dari Alumni STIPER, saya yakin lulusan STIPER mempunyai integritas dan kapasitas yang mencukupi” jelas Arif Wibisono saat dikonfirmasi tim berita3, Rabu (08/01/2020)

Lebih lanjut Ia (Arif. red) menambahkan bahwa jangan hanya mengambil hasil kekayaan alam Kutai Timur tetapi tidak menggunakan tenaga kerja dari Kutai Timur.

“Dengan mengambil tenaga kerja dari lulusan perguruan tinggi dari luar sama saja dengan tidak menghargai keberadaan perguruan tinggi yang notabanenya didirikan dan selalu disupport oleh Pemerintah Kabupaten Kutai Timur” tambah Arif Wibosono

Faizal Rachman Ketua Komisi B DPRD Kutai Timur

Senada dengan Ketua IKA STIPER Kutim, Faizal Rachman Ketua Komisi B DPRD Kutim yang membidangi masalah perkebunan juga menghimbau dan meminta agar perusahaan perkebunan kelapa sawit yang ada di Kutim agar menggunakan tenaga kerja (skiil) dari Alumni STIPER Kutim

“Jangan hanya pada saat mau membuka perusahaan komitmennya akan menyerap tenaga kerja dari Kutim tetapi pada saat sudah beroperasi justru mengambil lulusan-lulusan dari perguruan tinggi di Jawa dan Sulawesi” tegas Faizal Rachman

Lebih lanjut, Faizal Rachman berharap agar semua perusahaan bisa bermitra dan bekerjasama dengan STIPER Kutim, dengan mendukung STIPER Kutim berarti turut serta mencerdaskan generasi Kutai Timur. (An)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERKINI