oleh

Kutim Hanya Dijatah 136 Formasi – Penerimaan CPNS 2019, Didominasi Guru dan Kesehatan

Berita3.net, SANGATTA– Kabar baik bagi para tenaga honorer dan masyarakat umum lainnya, khususnya yang masih merawat asa ingin menjadi abdi negara sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Sebab, surat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Republik Indonesia (RI) Nomor : B/1069/M.SM.01.00/2019, kran penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun 2019 dilingkungan Pemerintah Pusat dan Daerah kembali dibuka.

Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) menjadi salah satu daerah yang mengusulkan ribuan formasi untuk CPNS ini. Tapi sayang, dari 2.500 usulan yang disampaikan ke Pusat, ternyata Kemenpan-RB hanya menjatah 136 formasi.

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan Pelatihan (BKPP) Kutim, Zainuddin Aspan melalui Sekretaris BKPP Rudi Baswan mengatakan, dari pemetaan secara nasional, kebutuhan guru masih yang lebih mendominasi, yakni 63 persen. Selanjutnya kesehatan dan teknis kurang lebih sama 40 persen. Artinya sesuai pendataan nasional, kebutuhan guru dan kesehatan masih mendominasi ranking atas.

“Formasi yang diberikan dari 189 ribu se-Indonesia, Kutim dialokasikan 136 dan hampir 60 persen (jatah formasi) adalah guru,” ungkap Rudi dalam pertemuan dengan Forum TK2D diruang Arau, Kantor Bupati, belum lama ini.

Rudi juga menyebut bahwa saat penerimaan seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) nanti juga tetap memprioritaskan guru dan tenaga kesehatan. Terkait dengan formasi, walaupun jauh dari harapan, namun jumlah formasi yang ada tetap akan dijalankan sesuai keputusan Pemerintah Pusat.

Sebagai tambahan, Rudi menjelaskan bahwa berdasarkan data BKPP, dari 7.174 Tenaga Kerja Kontrak Daerah (TK2D) di Kutim, yang memenuhi syarat usia 35 tahun hampir 5.000 orang. Namun dari jumlah tersebut, 60 persen diantaranya merupakan administrasi umum.

Untuk diketahui, berdasarkan pengumuman Menpan-RB, di 2019 ini akan dibuka penerimaan CPNS di 68 Kementerian/Lembaga dan 462 Pemerintah Provinsi/Kabupaten/Kota. Pendaftaran direncanakan dimulai 11 November 2019 secara online melalui SSCASN BKN. Seleksi Kompentsi Dasar (SKD) menggunakan Computer Assited Test direncanakan mulai bulan Februari 2020 dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) bulan Maret 2020. (hms15/An)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

BERITA TERKINI