oleh

Mengenal Lebih Dekat Atlet Terbang Layang Kutai Timur Kelahiran Muara Bengkal

Berita3.net, Sangatta –Mungkin tidak banyak yang mengenal Desy Anggreani, Desy merupakan salah satu atlet putri Kutai Timur cabang olahraga terbang layang.

Terbang layang merupakan olahraga yang masuk dalam cabang olahraga Aero Sport dan merupakan olahraga elit karena peralatannya yang terbilang sangat mahal.

Desy memulai karirnya dalam cabang terbang layang pada tahun 2007 putri  Muara Bengkal, Kelahiran 05 April 1989 ini mengikuti sekolah penerbang di Lapangan terbang layang lanud suryadarma, Kali Jati Subang, Jawa Barat pada usia 18 tahun.

Kontingen terbang layang kaltim

Menurut lulusan SMP Muhammadiyah 2 Sangatta ini awalnya diajak oleh Hj.Lina Mardhiana, yang merupakan atlet terbang layang yang membela Kaltim pada PON ke XVII tahun 2008 Kalimantan Timur.

Kenang Desi, Hj.Lina Mardhiana pada waktu itu langsung menghadap Bupati  Isran Noor dan  meminta untuk dicarikan atlit pemula cabang terbang layang, maka terpilah Desy dan  2 orang temannya yaitu Desy anggrean, Siti Marwiah dan Muhammad Rahman Isran yang merupakan anak orang nomor satu di Kutai Timur kala itu.

Desy pada saat pendidikan
Desy pada saat penerimaan medali PON XVII Kaltim 2008

Setelah melakukan pendidikan sekolah penerbangan putri Rozali (almarhum) dan supina wati ini bergabung dengan Tim PON Kaltim dan berhasil meraih perunggu  kelas/nomor tanding precision lending MIX double sehluelzer sgu 222 pada Pekan Olahraga Nasional ke XVII yang digelar pada tanggal 05-17 Juli 2008 di Kalimantan Timur.

sempat fakum dari dunia terbang layang setelah PON XVII Kalimantan  Timur tahun 2008, pegawai TK2D sekretariat DPRD Kutai Timur ini mulai aktif kembali pada tahun 2019 ini dengan mengikuti kejurnas terbang layang yang merupakan babak kualifikasi PON XX tahun 2020  PAPUA yang diselenggarakan pada tanggal 25 Agustus sampai 3 September 2019, di Kali Jati Subang Jawa Barat.

Desy bersama kawan-kawannya atlet terbang layang yang membawa  nama Kaltim yaitu  Siti Marwiah, Muhammad Rahman Isran, Ari Yanto dan Maikal berhasil lolos ke PON XX tahun 2020 di Papua. Ini membuktikan bahwa Kutai Timur memiliki banyak atlet-atlet berprestasi dan sudah seharusnya diberdayakan dan ditingkatkan lagi pembinaannya.(Raj)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.