oleh

Milad HMI ke 73: Bertajuk “Pendakian Kader HMI; Apa Sebenarnya yang Dicari”

Berita3.net, Sangatta –Tepat hari ini 5 Februari 2020, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) berusia 73 tahun. Momen ini selalu dijadikan sebagai hari refleksi universal bagi seluruh kader di nusantara.

Tak terkecuali puluhan kader-kader HMI Cabang Sangatta yang memperingati milad HMI yang ke 73 dengan melakukan pendakian gunung yang bertajuk “Pendakian Kader HMI; Apa Sebenarnya yang Dicari”. Kegiatan tersebut di laksanakan selama 2 hari di Gunung Batu Putih Kecamatan Kaliorang Kabupaten Kutai Timur, Minggu (02/02/2020).

Salah satu Kader HMI yang melakukan pendakian, Norman mengatakan kegiatan ini merupakan salah satu bentuk silaturahmi.

“Ini merupakan bentuk silaturahmi untuk kader-kader HMI khususnya bagi yang senang dengan pencinta Alam.” ucap Norman yang menjabat Wasekum PTKP Badko Kaltimtara.

Lebih Lanjut, Ali B Musa yang juga merupakan Presiden BEM STIPER Kutai Timur menambahkan bahwa pendakian ini merupakan rangkaian milad HMI Ke 73 merefleksi perjuangan HMI.

“Milad tahun ini, selain diskusi merefleksi perjuangan HMI, harapannya kita mencitai HMI dengan caranya masing-masing asalkan arah dan haluan gerakan HMI berada pada jalur yang bijaksana. Bangunkan HMI kalau dia sedang tertidur, berikan tenaga jika HMI mengalami kelelahan.” Jelas Ali B Musa.

Kader HMI yang melakukan pendakian diataranya, Aswadi mantan Sekretaris Umum Badko Kaltimtara, Saharuddin Kabid PA Badko Kaltimtara yang juga mantan Presiden BEM STIPER Kutai Timur, Norman Wasekum PTKP Bakdo Kaltimtara yang juga pernah menjabat Ketua Himpunan Mahasiswa Sangkulirang (HMS), Randi ketua Forum Komunikasi Mahasiswa Muara Bengkal (FKMMB), Ashan Putra alumni LK-III Badko Malmalut, Ali B Musa yang saat ini menjabat Presiden BEM STIPER Kutai Timur serta beberapa kader-Kader HMI Cabang Sangatta dan Cabang Paser.

Alasan memilih mendaki di Gunung Batu Putih Kaliorang bahwa untuk jalan menuju puncak banyak yang terjal dan saat mendekati puncak batu-batu lepas menjadi rintangan tersendiri sekali salah injak batunya berjatuhan ke bawah sehingga perlu ekstra hati-hati namun saat sampai diatas gunung semua lelah bisa terbayarkan. Puncak Gunung Batu Putih Kaliorang yang memiliki ketinggian kurang lebih 1200 Mdpl, terlihat awan putih yang mendekati tebing saat matahari terbit yang memanjakan mata para pendaki gunung. (As)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.