oleh

Program Studi Teknik Pertanian STIPER Kutai Timur Melaksanakan Peninjauan Kurikulum 2012-2019

Berita3.net, Sangatta –Berdasarkan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi, dinyatakan bahwa penyusunan kurikulum adalah hak perguruan tinggi namun haruslah tetap mengacu kepada standar nasional (Pasal 35 ayat 1). Dengan diterbitkannya SK Menristekdikti No. 44 Tahun 2015 tentang Standar Nasional Perguruan Tinggi dan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi serta Peraturan Presiden Nomor 8 Tahun 2012 tentang KKNI mendorong semua perguruan tinggi untuk menyesuaikan diri dengan ketentuan tersebut.

Kurikulum Program Studi Teknik Pertanian Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIPER) Kutai Timur telah mengadopsi peraturan-peraturan yang ada sesuai KKNI,  namun karena kurikulum tersebut telah berusia lebih dari 5 tahun maka perlu diadakan perubahan kurikulum sebagai tanggapan terhadap perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) (scientific vision), kebutuhan masyarakat (societal need), serta kebutuhan pengguna lulusan (stakeholder need), maka perlu dilakukan peninjauan kembali atau redesign kurikulum agar lulusan yang dihasilkan sesuai dengan kebutuhan pengguna lulusan ungkap Ketua Prodi Teknik Pertanian yang biasa di panggil Bang Kahar.

Oleh karena itu Program Studi Teknik Pertanian STIPER Kutai Timur melakukan workshop peninjauan kurikulum untuk menjawab tuntutan kurikulum yang selalu dinamis. Workshop yang melibatkan Unsur Pimpinan, MKDU, LID, Alumni, dan perwakilan stakeholder di Kabupaten Kutai Timur, dilaksanakan pada Tanggal 19 Februari 2020 di Aula Rektorat STIPER Kutai Timur.

Peninjauan Kurikulum  Tahun 2020 ini dilaksanakan berdasarkan SK Ketua STIPER Kutai Timur Nomor : 119.A/SK-KT/STIPER/X/2019 Tanggal 16 Oktober 2019.

Tampak hadir dalam pembukaan kegiatan adalah Ketua STIPER, Para Waket, Dinas Pertanian, Ketua LID, Sekretaris MKDU, Ketua Alumni Teknik Pertanian, Ketua HIMATEKTA, Utusan dari Perusahaan, Dosen Teknik Pertanian, dan Mahasiswa Teknik Pertanian.

Setelah pembukaan acara oleh MC, menyanyikan lagu Indonesia Raya serta do’a, acara dilanjutkan dengan sambutan Ketua Program Studi Teknik Pertanian, Kahar, ST., MP. Dalam sambutannya menyampaikan tujuan umum diadakannya kegiatan adalah agar dapat melaksanakan redesign kurikulum dengan capaian pembelajaran lulusan sesuai dengan tuntutan pengguna lulusan serta perkembangan ilmu dan keahlian.

Sedangkan tujuan khusus yang pertama adalah melakukan peninjauan kurikulum program studi dengan merumuskan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) dan Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK), Menyusun Rancangan Pembelajaran Semester setiap mata kuliah dan Penyusunan matakuliah / pemetaan dalam struktur kurikulum Program Studi. Sementara tujuan khusus yang kedua adalah terbentuknya pedoman monitoring dan evaluasi kurikulum di Prodi Teknik Pertanian STIPER Kutai Timur.

Sambutan yang kedua sekaligus membuka acara secara resmi disampaikan oleh Ketua STIPER Kutai Timur (Prof. Dr. Ir. Juraemi., M.Si). Dalam sambutannya Ketua STIPER Kutai Timur mengatakan bahwa sangat mengapresiasi kegiatan ini sebagai upaya untuk memperbaharui Kurikulum yang ada agar sesuai dengan perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK), kebutuhan masyarakat, serta kebutuhan pengguna lulusan, ditambahkan pula bahwa dalam menyusun kurikulum supaya memperhatikan proporsi jumlah SKS agar mahasiswa dapat lebih cepat selesai masa studinya.

Setelah pembukaan acara selesai, dilanjutkan dengan penyampaian materi peninjauan kurikulum 2012-2019 dari  Ketua Program Studi Teknik Pertanian, Kahar, ST., MP menutup materinya Ketua Program Studi Teknik Pertanian berharap semoga kegiatan Peninjauan  Kurikulum ini dapat berjalan lancar dan mampu memberikan hasil maupun manfaat yang maksimal bagi Prodi Teknik Pertanian Khusunya dan STIPER Kutai Timur pada umumnya sebagaimana yang diharapkan.

Tema Kegiatan tersebut Mengembangkan Kurikulum Sesuai Perkembangan Ilmu dan Kebutuhan Masyarakat Menuju APS. 4.0 (As)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

BERITA TERKINI