Momentum Maulid, Wabup Kutim Resmikan Asrama Putri Panti Asuhan Al Khoirot

Berita3.net, BENGALON – Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim) Mahyunadi meresmikan Asrama Putri Panti Asuhan Al Khoirot di Desa Sepaso Induk, Kecamatan Bengalon, Minggu (20/9/2026). Peresmian yang bertepatan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW itu menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian terhadap anak-anak yatim.

Asrama tersebut dibangun untuk menambah fasilitas pengasuhan bagi anak-anak perempuan di Panti Asuhan Al Khoirot. Meski telah diresmikan, pembangunan gedung masih berlanjut dan membutuhkan dukungan dari berbagai pihak.

Gedung yang berdiri di atas lahan hibah berukuran 10 x 30 meter itu saat ini telah memiliki dinding dan atap. Penyelesaian sejumlah pekerjaan lainnya diharapkan dapat dilakukan secara bertahap melalui dukungan donatur dan masyarakat.

Mahyunadi mengatakan, peringatan Maulid Nabi seharusnya tidak hanya diisi dengan kegiatan keagamaan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk menerapkan keteladanan Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.

“Maulid Nabi jangan hanya kita isi dengan salawat dan syair-syair. Yang lebih penting adalah bagaimana kita meneladani Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari, termasuk bagaimana kita memuliakan dan mengayomi anak-anak yatim,” ujar Mahyunadi.

Ia mengapresiasi Ketua Panti Asuhan Al Khoirot, Deni Sunarya, beserta para donatur, relawan, dan masyarakat yang telah bergotong royong membangun fasilitas pengasuhan tersebut.

Menurut Mahyunadi, keberadaan panti asuhan itu menunjukkan bahwa kepedulian sosial dapat tumbuh melalui inisiatif masyarakat. Gerakan yang berawal dari kegiatan sosial dan sedekah tersebut kemudian berkembang menjadi upaya menyediakan tempat tinggal dan pembinaan bagi anak-anak yang membutuhkan pengasuhan.

“Ketika kita berbuat kebaikan dan bertakwa kepada Allah, insyaallah Allah akan memberikan kemudahan. Ini yang saya lihat dari apa yang dilakukan Pak Deni dan seluruh pihak yang ikut membantu panti ini,” katanya.

Sementara itu, Deni Sunarya mengatakan, pembangunan Asrama Putri Panti Asuhan Al Khoirot telah dimulai sejak 2024. Hingga saat ini, pembangunan dapat berjalan berkat bantuan para donatur dan swadaya masyarakat.

“Alhamdulillah, sampai hari ini pembangunan sudah berdiri, sudah ada atap dan dinding. Ini semua berkat bantuan para donatur dan swadaya masyarakat,” kata Deni.

Ia menyampaikan apresiasi kepada para guru, donatur, relawan, serta Kerabat Berkah yang selama ini ikut mendukung pembangunan dan keberlangsungan panti asuhan.

Menurut Deni, dukungan berbagai pihak menjadi bagian penting dalam mewujudkan fasilitas yang lebih layak bagi anak-anak perempuan yang diasuh di panti tersebut.

“Kami sangat berterima kasih kepada para guru, para donatur, relawan, dan Kerabat Berkah yang selama ini bersama-sama berjuang. Tanpa kebersamaan dan dukungan mereka, mungkin pembangunan ini tidak bisa sampai pada tahap sekarang,” tuturnya.

Mahyunadi menegaskan, pemenuhan kebutuhan panti asuhan tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah. Kolaborasi antara pemerintah daerah, perusahaan, pengelola panti, donatur, dan masyarakat diperlukan agar kebutuhan anak-anak asuh dapat dipenuhi secara bertahap.

Ia juga mengingatkan bahwa panti asuhan tidak cukup hanya menyediakan tempat tinggal dan kebutuhan sehari-hari. Anak-anak yang diasuh perlu memperoleh kasih sayang, pendidikan, pembinaan karakter, serta bekal keagamaan untuk mendukung masa depan mereka.

“Yang kita harapkan bukan hanya anak-anak ini mendapatkan tempat tinggal dan kebutuhan sehari-hari. Tetapi mereka juga mendapatkan kasih sayang, pendidikan, pembinaan karakter, dan bekal agama yang cukup,” ujarnya.

Mahyunadi berharap para pengasuh terus memberikan pendampingan dengan penuh kasih sayang sehingga Panti Asuhan Al Khoirot dapat menjadi rumah yang nyaman bagi anak-anak asuh.

“Rawat mereka dengan kasih sayang. Jadikan panti ini rumah yang nyaman bagi mereka. Mudah-mudahan dari sini lahir generasi Bengalon dan Kutai Timur yang beriman, bertakwa, berpendidikan, dan mampu bersaing,” katanya.

Peresmian Asrama Putri Panti Asuhan Al Khoirot ditandai dengan pembacaan basmalah dan penandatanganan prasasti oleh Mahyunadi. Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran Pemerintah Kecamatan Bengalon, pemerintah desa, tokoh agama, pengelola panti, donatur, serta masyarakat setempat.

Peresmian ini diharapkan menjadi dorongan bagi keberlanjutan pembangunan asrama sekaligus memperkuat semangat gotong royong dalam menyediakan fasilitas pengasuhan dan pembinaan yang layak bagi anak-anak yatim di Kutai Timur. (Adv/bt3_diskominfo)