oleh

Hari Batik Nasional, Batik Show Chase Digelar Bersama Duta Pariwisata Kaltim Di Novotel, Bentuk r Rasa Cinta Kesenian dan Budaya Daerah

Berita3.net, BALIKPAPAN- Dalam rangka memperingati hari Batik Nasional yang jatuh pada tanggal 2 Oktober 2021 hotel Novotel mengadakan acara bertajuk ”Batik Showcase” di area poolside lantai dua Novotel Balikpapan.

Perayaan Hari Batik Nasional kali ini, Novotel ibis Balikpapan menghadirkan konsep yang lebih lengkap dan sangat kental dengan karakteristik budaya Kalimantan.

General Manager Novotel ibis Balikpapan menyampaikan bahwa Batik Showcase ini merupakan gelaran seni yang memperlihatkan kekayaan dan keindahan budaya Indonesia khususnya dalam hal Kain Batik.

Mulai dari proses pembuatannya (Demo Pembuatan Batik),
pemakaiannya (Batik Fashion Show) hingga pemberdayaannya di masyarakat (UMKM Batik yang tersedia).

Dalam gelaran acara Batik Showcase tersebut, para tamu dapat belajar membatik. Disediakan juga kesempatan bagi anak-anak hingga usia 12 tahun untuk berpartisipasi dalam lomba membatik menggunakan canting dan pewarna batik asli yang telah disediakan.Kegiatan ini dilakukan guna menambah pengenalan dan rasa cinta terhadap kesenian dan budaya daerah.

Gelaran acara Batik Showcase dari Novotel ibis Balikpapan menggandeng beberapa komunitas seniman Kalimantan dan juga UMKM yang memang mempunyai kecintaan dan kreativitas yang tinggi terhadap batik nusantara.

Yang terlibat diantaranya KREKA, The Mini Boss, Batik Rumah Ampiek, Kampung Dayak Menari, Iwan Model Agency, Sanggar Seni Parahyangan dan Swaggy Waacky.

Dalam program Batik Showcase ini sendiri, proses pembuatan batik yang dilakukan secara live bersama KREKA dan The Mini Boss, juga memanfaatkan linen 000-out of order (linen yang tidak terpakai lagi) yang nantinya akan dijadikan kain dasar tempat pewarnaan batik.

Hal ini sejalan dengan salah satu program Planet 21 Accor mengenai pemanfaatan
Linen for Life serta sebagai bentuk pelaksanaan program Rediscover Indonesia yang memungkinkan para tamu tidak hanya sekedar menginap melainkan untuk menghargai alam, budaya, dan adat istiadat melalui empat pilar: kuliner, seni dan budaya, kebugaran dan kesehatan, serta destinasi. (Jml)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.