oleh

Pandemi Covid-19 : Atlet KURASH Kutim lakukan Latihan Secara Mandiri

Dayang Rika (tengah belakang) foto bersama atlet Kurash Kutim

Berita3.net, SANGATTA – Kurash adalah Cabang Olahraga (Cabor) yang berasal dari Negara Uzbekistan dan merupakan salah satu seni bela diri secara terlatih tertua di Dunia. Menurut penelitian ilmiah terbaru, usia Kurash setidaknya telah ada sejak 3.500 tahun, hal ini juga diceritakan oleh penjelajah Marco Polo saat melintasi jalur sutra dalam catatan perjalanannya.

Kurash di Kutai Timur termasuk Cabang Olahraga baru dan belum terlalu familiar. Ini menjadi tantangan kedepannya bagi Pengurus dalam mengembangkan dan memperkenalkan Kurash di tengah masyarakat Kabupaten Kutai Timur

Ketua Umum Kurash Kutim, Dayang Rika saat ditemui tim berita3.net  di ruang kerjanya di Dispora Kutim, Selasa (27/7/2021) memaparkan perkembangan Cabang olahraga Kurash di Kabupaten Kutai Timur

“Saya mendapatkan mandat sebagai Ketua Umum Kurash Kutim di Akhir Tahun 2020 yang sebelumnya di Ketuai oleh Bapak Rupiansyah, namun karena kondisi Pandemi Covid-19, kita belum terlalu banyak melakukan kegiatan maupun latihan” ucap dayang Rika yang saat ini juga menjabat sebagai Kepala Seksi Pembibitan Prestasi dan Iptek Olahraga Dispora Kutim

Lebih lanjut, Ia (Dayang Rika.Red) menambahkan bahwa kegiatan latihan di masa pandemi Covid -19  dilakukan secara mandiri sebagai bentuk pencegahan penularan Covid-19

“Atlet kita sekarang ini jumlahnya ada 29 Orang dan 2 Orang Pelatih, untuk sementara mereka latihan secara mandiri sebagi bentuk pencegahan penyebaran Covid-19” tambahnya

Atlet Kurash Kutim

Selain itu, Ia juga berharap Cabor Kurash bisa berkembang dan diterima dengan baik ditengah masyarakat Kutai Timur

“Kita berharap Cabor ini bisa berkembang dan diterima dengan baik sehingga nantinya melahirkan atlet asli putra dan putri  daerah Kutai Timur yang berprestasi dan bisa mengharumkan nama baik Kabupaten Kutai Timur ” harapnya

Sebagai Info, Pengurus Cabang Kurash Kabupaten Kutai Timur Periode 2019-2023, Dayang Rika (Ketua Umum), Muhammad Syah’bani (Sekretris Umum) dan Nur Syah’ada (Bendahara Umum). (An)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERKINI