oleh

Penjelasan Management PT Kobexindo Cement saat Hearing Dengan DPRD Kutim

Berita3.net, Sangatta – Management PT Kobexindo Cement (KC) menerangkan bahwa ada human error dalam pembuatan informasi lowongan kerja (loker) yang tersebar luas di sosial media dan mendapat perhatian serius dari masyarakat Kutim dikatenakan persyaratan menguasai bahasa mandarin yang menjadi salah satu syarat dalam loker tersebut.

Dalam hearing yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kutim tersebut, management PT. KC melalui CSR Manager Widi Subekti dan Supervisor Public Relation and Coordinator Afrizal Wiliam juga menegaskan bahwa syarat tersebut bukanlah ‘hal wajib’ dalam perekrutan tersebut.

Malah menurutnya, sebenarnya persyaratan tersebut diperuntukkan untuk posisi penerjemah yang juga dibutuhkan oleh perusahaan, untuk menghindari kesalahan komunikasi dan koordinasi yang dapat berakibat fatal dalam pekerjaan.

“Kami mohon maaf atas human error yang terjadi, secepatnya kami akan perbaiki, kami juga mengucapkan terimakasih atas kesemoatan yang diberikan kepada kami untuk melakukan klarifikasi,”ujarnya. Rabu (16/06/2021).

Terkait masalah tenaga kerja, lanjutnya, perusahaan juga telah melakukan rekrutment terhadap tenaga kerja lokal sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat lokal sekitar.

Sedangkan untuk TKA, imbuhnya, selain telah terdata, management perusahaan juga telah menginformasikan kepada dinas terkait.

“Untuk TKA, sebelum bekerja mereka telah melengkapi persyaratan yang diperlukan dan data terkait TKA juga kami smpaikqn krpada dinas terkait,”jrlasnya.

Menambahkan, terkait perizinan, Legal PT KC, Riki menyebutkan bahwa berbagai perizinan mulai baik alat berat, ijin lokasi, ijin prmbangunan terminal khusus hingga Amdal untuk kegiatan pabrik telah dikantongi perusahaan sebelum mereka mulai melakukan kegiatan.

“Dari bayar bea masuk alat berat, permitt dan pajak juga sudah kami lakukan, khusus pajak kami juga sudah kami komunikasikan dengan Bapenda. Namun kami juga butuh masukan, untuk mengantisipasi adanya izin yang mungkin ada yang tidak kami ketahui,”katanya.

Untuk diketahui, dalam rapat yang berlangsung mulai pukul 14.00 Wita tersebut, para wakil rakyat yang menghadiri RDP tersebut juga menegaskan bahwa management PT.KC diharapkan secepatnya melakukan revisi dan mengganti informasi lowongan kerja yang telah tersebar dengan info yang baru.

Selain itu, anggota DPRD yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kutim, Joni serta Wakil Ketua DPRD Arfan tersebut juga menekankan adanya kerjasama dengan dinas terkait dalam hal informasi lowongan kerja. Tak cukup sampai disitu, pemberdayaan masyarakat dan kontraktor lokal juga menjadi hal yang wajib dipenuhi oleh management perusahaan. (*/As)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.