oleh

Rapat Dengan Kobexindo, Anggota DPRD Kritisi Langkah Perusahaan

BERITA3.NET SANGATA – Rapat Dengan Manajeman Kobexindo Cement akhirnya bisa terwujud, Rabu (16/6/2021) sore, setelah pada pekan lalu sempat tertunda.

Rapat dihadiri manajemen Kobexindo Cement serta Disnaker Kabupaten dan Provinsi ini, dipimpin langsung Ketua DPRD Joni, serta didampingi Wakil Ketua I dan II, serta sejumlah anggota DPRD lintas komisi.

Meski berjalan alot dengan intrupsi dari sejumlah anggota dewan, rapat¬† tersebut berjalan dengan baik. “Ada dua saya tanyakan, yakni syarat lowongan kerja yang mewajibkan bahasa Mandarin serta jumlah TKA, sebenarnya berapa si totalnya sekarang,” ungkap Asti Mazar, wakil ketua I DPRD Kutim.

Senada juga disampaikan, Agusriansyah Ridwan. Menurut Politikus PKS itu, loker dengan syarat Bahasa Mandarin tentu menjadi persoalan pelit. “Boleh dibilang kita ngga sepakat itu, harusnya TKA yang bisa menguasai bahasa kita, yaitu Bahasa Indonesia,” terangnya.

Tambahnya, sebelum melakukan perekrutan tanaga kerja, pihak perusahaan perlu merujuk perundang-undangan, sehingga tidak terjadi masalah. “Kan ini sudah diatur semua dalam UU Omnibus law, sehingga ini saya tanyakan. Apa rujukannya.” Tegas Agus

“Perlu ada komunikasi lanjutan antara perusahaan dan Disnaker, sehingga tidak muncul permasalahan seperti ini lagi,” tutup Agus (adv/ai)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERKINI