oleh

Anggota DPRD Kecewa, Hepni Armansyah; Kobexindo Penuh Tanda Tanya

BERITA3.NET SANGATTA – Ketidakhadiran manajemen Kobexindo dalam rapat dengan DPRD Kutai Timur (Kutim) Rabu (9/6/2021), sangat disayangkan anggota dewan, salah satunya Hepni Armansyah.

Menurut Hepni, sejak awal berdiri perusahaan ini (Kobexindo) penuh tanda tanya. “Mulai dari penamaan nama perusahaan dan terbaru adanya syarat penggunaan Bahasa Mandarin. Perusahaan ini memang bandel,” ungkap politisi PPP itu.

Sementara itu, anggota DPRD fraksi Kebangkitan Indonesia Raya (KIR) Novel T Paembonan, juga mengungkapkan hal yang serupa.

Menurut Politisi Partai Gerindra itu, ketidakhadiran manajemen perusahaan ini menandakan tidak adanya hormat kepada lembaga ini dan sangat disayangkan.

Novel T Paembonan, anggota DPRD Kutim Fraksi KIR

“Pasti ada apanya, kan kita ini hanya memanggil untuk klarifikasi saja. Kalau alasanya karena Covid19, tidak masuk akal,” terang Novel T Paembonan.

“Seandainya manajemen perusahaan datang, saya sudah menyiapkan dua pertanyaan, salahnya satu mengenai syarat Bahasa Mandarin untuk pelamar. Tujuan dan maksudnya itu apa,” tutupnya. (adv/ai)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERKINI