Berita3.net, Sangatta – Kutai Timur punya Tebing Alam yang luas, bisa di jadikan potensi wisata bagi masyarakat yang suka memanjat tebing. Ini yang dilihat Fitriyadi, Atlet Panjat Tebing Kutai Timur, atas dukungan dari Enggang Borneo Climbing Club (EBCC) Kutim dan rekomendasi Pengurus Provinsi FPTI Kaltim, bertekad mengikuti Uji Kompetensi Kepemanduan Wisata Panjat Tebing di Gunung Kidul, Yogyakarta.
“Panjat tebing bagi masyarakat suatu hal yg ekstrim tapi di Luar Negeri atau disekitar tebing Pulau Jawa sudah menjadi wisata khusus yg aman dan menyenangkan.” ungkap Fitriyadi.
Pentingnya bagi guide tebing atau pemandu wisata panjat tebing memiliki sertifikasi kepemanduan panjat tebing agar segala hal yang membahayakan bisa dikendalikan walaupun terjadi bisa ditangani secara profesional.
“Kurangnya pengetahuan tentang safety ditebing bagi pemandu menjadi salah satu penyebab terjadinya insiden dalam panjat tebing.” Tambahnya.
“Berharap Kutai Timur dapat mempersiapkan SDMnya untuk kesiapan kita mengelola potensi wisata yang ada sekarang.” Tutup Fitriyadi, saat di konfirmasi tim Berita3.net.
Kegiatan Uji Kompetensi Kepemanduan Wisata Panjat Tebing dilaksanakan pada Kamis-Jumat, (25-26/7/2019), dimana Pengurus Pusat Federasi Panjang Tebing Indonesi (FPTI) selaku pelaksana. Peserta terdiri dari perwakilan FPTI Provinsi Yogyakarta, DKI, Sumatera Barat, Jawa Tengah, Jawa Barat dan Kaltim.
“Sesuai dengan jadwal untuk hari ini bimtek berbasis sertifikasi dulu, besok baru kemudian dilanjut uji sertifikasinya.” jelas Setyo Dibyo Purnomo, Pengurus Pusat FPTI selaku Ketua Bidang Panjat Tebing Alam saat dikonfirmasi Berita3.net. (As)