oleh

Hendriyani Dari TK2D Sampai Kader Pembangunan Manusia di MBI

Berita3.net, Sangatta –Tidak banyak mungkin yang mengenal Hendriyani perempuan kelahiran Muara Bengkal, 21 Februari 1987.

Masa sekolah SD dia lalui selama 3 tahun  bolak balik letta -batu redi  dikarenakan ikut orang tua. Setelah naik kelas 4 anak dari syahrin pasangan sunarti pindah ke muara bengkal ketika orang tuanya resign dan tamat SDN 005 muara bengkal ilir dan masuk SMPN 1 Muara Bengkal, setelah tamat dari SMA 1 Muara Bengkal Istri dari Anwar mendaftar di Borneo Samarinda memilih jurusan D1 komputer, sudah bayar uang pendaftaran dan sempat ukur baju,p namun akhirnya kuliah di Sekolah Tinggi Pertanian (STIPER) Kutai Timur pada tahun 2006, setelah diajak kakak seniornya yang lebih dulu kuliah STIPER.

Ibu tiga anak ini (Nurliani, M Arsyad dan A. Arsyil) selama kuliah aktif dalam organisasi baik intra maupun ekstra kampus salah satu organisasi yang dimasuki adalah Himpunan Mahsiswa Islam (HMI) pada saat itu masih dibawah naungan Komisariat STIPER dengan ketua komisariat Abd Majid.

Hendriyani bersama keluarga

Hendri panggilan akrab henriyani terbilang aktif di HMI dengan mengikuti jenjang pengkaderan LK 1 pada tahun 2006 di sangatta dan pada tahun 2008 mengikuti LK II di Makassar

Sejak tahun 2009 -2013 hendri mengabdi di sekretariat DPRD Kutai Timur sebagai Tenaga Kerja Kontrak Daerh (TK2D) dan pada 2014 kerja di Badan Peyuluhan Atau Bapeluh yang tahun 2016 akhir melebur dan masuk ke Dinas Pertanian. Akhirnya hendri pindah pada bagian sumber daya alam sekretariat Bupati Kutai Timur tidak lama berselang pada bulan mei 2017 pindah  ke dinas kelautan dan ditugaskan di kec muara ancalong sebagai  calon penyuluh sesuai dengan keilmuannya.

Awal tahun 2019 melalui Surat Keputusan Kepala Desa Muara Bengkal Ilir (MBI), Hendriyani ditugaskan menjadi Kader Pembangunan Manusia (KPM), yang bertugas untuk mendata dan menginventarisir anak yang berpotensi terkena gizi buruk atau stanting.

Hendri menjalankan tugas sebagai KPM sebagai perwujudan pengabdian terhadap daerah kelahirannya, dan sebagai usaha dalam aktualisasi tujuan HMI yaitu sebagai insan pencipta dan pengabdi untuk mewujudkan masyarakat adil makmur yang diridhoi Allah SWT. (Raj)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.