Menyelenggarakan Program Ternak Ayam Kampung, PT KPC beri bantuan ke PKBM Ambalat Mulya

Barita3.net, Sangatta-Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Ambalat Mulya yang berlokasi di desa Margo Mulyo kecamatan Rantau Pulung menyelenggarakan program peternakan ayam kampung. Program ini merupakan dukungan dan bantuan dari PT Kaltim Prima Coal (KPC) berupa DOC ayam kampung sebanyak 1500 ekor serta pakan. Untuk bantuan DOC dilakukan 2 tahap yang pertama sebanyak 1300 ekor dan yang ke 2 sebanyak 200 ekor serta pakan yang diberikan sejumlah 3 ton.

Sebelum bantuan ini diberikan, pengelola PKBM beserta 3 orang peserta didik diajak untuk studi tiru beternak ayam kampung di peternakan masyarakat yang sudah berhasil dan pusat pertenakan milik PT KPC di PESAT. Langkah ini dilakukan agar dapat menambah wawasan dan lebih siap dalam menjalankan program ini.

“Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih kepada pihak KPC yang selalu mensupport kegiatan yang kami laksanakan. Tak lupa juga ucapan terima kasih kepada pemerintah desa Margomulyo sehingga program ini juga dapat berjalan dengan baik atas kerjasama dengan pemerintah Desa Margomulyo dengan peminjaman fasilitas kandang ayam”, tutur Jumadil selaku Ketua PKBM Ambalat Mulya.

Terkait pemasaran, pengelola PKBM sudah melakukan koordinasi dengan beberapa rekan sesama peternak ayam dan juga dengan Dinas Perdagangan Kabupaten Kutai Timur. Hasil koordinasi yang sudah dilakukan menambah jejaring rekan mitra dan beberapa kontak yang dapat dihubungi terkait pemasaran/penjualan nanti.

Saat ini usia ayam sudah memasuki usia 26 hari dan perkembangan pertumbuhan cukup baik dengan angka kematian yang relatif cukup kecil. Jumadil menambahkan program ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan bagi peserta didik termasuk juga masyarakat yang ikut terlibat di dalam pemeliharaan ayam kampung tersebut.

Selain itu, program ini juga diharapkan dapat terus berkelanjutan dan terus belajar dan berinovasi sehingga dapat mengolah ayam kampung menjadi olahan frozen food sehingga dapat dipasarkan lebih luas dan beragam. (*)