Sabet Juara 1 Kaltim, Kutim Tembus 10 Besar Jamsostek Award Nasional

Berita3.net, SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim), Kalimantan Timur, menembus 10 besar nasional dalam ajang Jamsostek Award 2026 setelah sebelumnya meraih peringkat pertama tingkat Provinsi Kalimantan Timur.

Capaian tersebut mengantarkan Kutim ke tahap penilaian tingkat pusat. Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman dijadwalkan mengikuti wawancara dan memaparkan program perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan di hadapan tim penilai pusat pada 14 Oktober 2026.

Informasi tersebut disampaikan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Distransnaker) Kutim Sulisman saat mendampingi audiensi dengan Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Kutim di ruang kerja Bupati Kutim, Kamis (1/10/2026).

Sulisman mengatakan, capaian tersebut menjadi bukti komitmen Pemkab Kutim dalam memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada seluruh kelompok pekerja.

Menurut dia, perlindungan tidak hanya diberikan kepada pekerja formal di lingkungan pemerintahan maupun perusahaan besar, tetapi juga menyasar kelompok pekerja rentan.

“Kutai Timur sangat peduli dengan pelayanan ketenagakerjaan. Perlindungan ini mencakup pekerja rentan, guru honorer, perangkat desa, hingga petugas kebersihan (cleaning service). Semua sektor ini menjadi perhatian khusus Bupati untuk mendapatkan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan,” ujar Sulisman.

Sebelumnya, Kutim meraih peringkat pertama Jamsostek Award tingkat Provinsi Kaltim 2026. Dalam penilaian tersebut, Kutim mengungguli Kota Bontang dan Kabupaten Berau.

Sulisman menjelaskan, salah satu upaya memperkuat perlindungan pekerja dilakukan melalui penerbitan surat edaran mengenai kewajiban kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan pada sektor jasa konstruksi.

Kebijakan tersebut berlaku untuk proyek pemerintah maupun pekerjaan yang dilaksanakan di lingkungan perusahaan swasta. Menurut Sulisman, langkah itu menjadi salah satu faktor yang memperkuat posisi Kutim dalam penilaian Jamsostek Award.

Saat ini, Distransnaker Kutim bersama BPJS Ketenagakerjaan tengah mempersiapkan materi yang akan dipresentasikan Bupati Ardiansyah dalam penilaian tingkat nasional.

“Kami sedang menyiapkan materi paparan untuk Bupati. Pihak kementerian sudah memberikan petunjuk teknis mengenai alokasi durasi pemaparan serta batasan lembar presentasi,” kata Sulisman.

Ia berharap capaian masuk 10 besar nasional dapat dilanjutkan dengan prestasi yang lebih tinggi.

“Harapan kita bersama, dari posisi 10 besar nasional ini, Kutai Timur dapat mendongkrak peringkat dan berhasil masuk ke jajaran tiga besar nasional,” ujarnya.

Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Kutim Andika Candra mengapresiasi komitmen Pemkab Kutim dalam memperluas perlindungan jaminan sosial bagi pekerja.

Menurut dia, penghargaan tersebut lebih mencerminkan keberhasilan pemerintah daerah dalam membangun ekosistem perlindungan tenaga kerja daripada sekadar capaian BPJS Ketenagakerjaan.

“Penghargaan ini sebenarnya bukan untuk BPJS Ketenagakerjaan, tetapi lebih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Kutai Timur. Secara garis besar ini adalah sejarah bagi Kabupaten Kutai Timur dan merupakan hadiah terbaik dari Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja untuk HUT ke-27 Kabupaten Kutai Timur,” kata Andika.

Andika memastikan BPJS Ketenagakerjaan akan memberikan dukungan kepada Pemkab Kutim dalam menghadapi tahapan penilaian nasional di Jakarta.

Dukungan tersebut sekaligus diarahkan untuk memperluas cakupan kepesertaan dan memastikan semakin banyak pekerja di Kutai Timur memperoleh perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. (Adv/bt3_diskominfo)