oleh

Tim Popnas Kaltim, Cabang Tarung Derajat Sumbang Emas dan Perak

Berita3.net,Sangatta. Gelaran Pekan Olahraga Pelajar ke XV tahun 2019 hari ketiga telah memasuki babak final, Kaltim meloloskan 2 atlet dengan nomor yang berbeda yakni kelas 30-40 Kg dan kelas 50-60 Kg.

Ricky Alvian Noor yang turun di kelas 30 Kg melawan atlet Sumatera Barat harus dihentikan di ronde ke 3 dikarenakan lengan kiri cedera dan harus rela memperoleh medali perak dan merupakan medali pertama untuk tarung derajat Kaltim.

Wahyu Eko Nurhidayat pada kelas 50 -60 Kg berhasil mengandaskan atlet kodrat tuan rumah Jawa Barat dengan skor 3.0. Eko panggilan akrab atlet SKOI Kaltim ini berhasil meraih medali emas.

Pelatih kodrat kaltim untuk tim Popnas Nur Fajriani menyampaikan pada tim berita3 saat diwawancarai sesaat setelah pertandingan bahwa target pada Popnas adalah 2 emas, tapi ada kendala teknis sehingga hanya bisa menyumbangkan 1 emas dan 1 perak.

Ricky pada saat pengalungan medali

“Target kami pada Popnas ini sebenarnya adalah 2 emas, namun dalam perjalannya ada kendala teknis, Ricky yang turun di kelas 30 Kg mengalami cedera pada lengan sehingga harus dihentikan.

Lebih lanjut wanita yang merupakan sekretaris Kodrat Provinsi ini mengatakan bahwa “bayangan untuk target itu ada, karena kita meloloskan 2 atlet ke final karena masalah teknis tadi sehingga target tidak tercapai”

Eko pada saat final melawan tuan rumah Jawa Barat

Namun pelatih berpostur mungil ini tetap bersyukur atas apa yang diperolehan atletnya.

“Alhamdulillah kita tetap bersyukur atas apa yang dicapai hari ini, harapannya kedepan anak-anak tetap latihan untuk hasil yang maksimal” harapnya. (Raj)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.